Diamuk Massa, Dua Begal Tewas Sekaligus

Diamuk Massa, Dua Begal Tewas Sekaligus

INDRAMAYU – Dua dari enam pelaku pembegalan kendaraan bermotor (ranmor) gagal kabur dan tewas diamuk massa saat melancarkan aksinya di jalur pantura Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Rabu (15/2) dini hari. Korbannya, bapak dan anak asal Kota Cirebon, sempat dihantam senjata tajam (sajam) dan ditodong senjata api (senpi) oleh pelaku.
begal tewas diamuk warga indramayu
Begal tewas diamuk warga. Foto: Ist./Rakyat Cirebon
Berdasarkan keterangan yang diperoleh Rakcer, pelaku pembegalan yang tewas itu teridentifikasi berinisial RAK (20) warga Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Indramayu. Sedangkankan pelaku tewas lainnya masih belum teridentifikasi alias Mr X.
Sebelum amuk massa terjadi, korbannya Yuni Haryanto (49) dan anaknya, Arief Rahman (23) warga Kelurahan Pekalipan, Kota Cirebon dalam perjalanan pulang dari Jakarta menuju kampung halamannya. Keduanya masing-masing mengendarai sepeda motor Yamaha BG7 berplat nomor E 4586 BY dan Yamaha Vixion berplat nomor E 4084 BO.

Sempat Cegat Bapak-Anak asal Pekalipan Kota Cirebon  

Sekitar pukul 01.30, bapak dan anak ini berkendara melintasi jalan raya di jalur pantura Blok Cilet, Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur. Tiba-tiba Yuni dikejutkan munculnya 3 sepeda motor dan langsung memepet dari arah belakang yang kesemuanya berboncengan. Secara spontan, tancap gas menjadi satu-satunya pilihan.
Bersamaan dengan itu, Arief yang hendak tancap gas setelah mendengar teriakan bapaknya keburu dipepet para pelaku. Lalu salah satu pelaku yang menghunuskan sajam jenis golok langsung menyabetkannya ke arah kepala korban. 
Pelaku lainnya kontan berusaha memegangi tangan korban dan mencabut kunci kontak sepeda motornya. Korban yang mempertahankan sepeda motornya berusaha melakukan perlawanan. Sesaat kemudian, korban yang dihujani pukulan para pelaku akhirnya terjatuh dan dikeroyok para pelaku. Seketika itu korban yang kewalahan menghadapi para pelaku kontan berteriak meminta pertolongan.
Sementara Yuni yang melihat anaknya sedang dikeroyok para pelaku langsung menghentikan laju sepeda motornya dan bergegas menolongnya. Tapi sayang, langkahnya terhenti karena salah satu pelaku menodongkan senpi ke arah anaknya. Tak  mau celaka, ia pun menghindar dan menjauh untuk meminta pertolongan.
Dan tidak lama kemudian, warga di sekitar lokasi berdatangan hingga membuat para pelaku memilih kabur. Apes bagi dua pelaku, warga yang geram berhasil menangkapnya. Bahkan amuk massa tak dapat dihindarkan. Pelaku RAK meregang nyawa di pinggir jalan raya, dan pelaku Mr X ditemukan tak bernyawa di areal persawahan berjarak 500 meter dari lokasi pembegalan dengan kondisi tanpa busana.
“Dua pelaku sudah meninggal dunia di TKP. Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap yang diduga pelaku curas yang melarikan diri, dan pelaku yang main hakim sendiri,” jelas Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo Basuki melalui Kasubag Humas, AKP Heriyadi. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!