Didukung Ribuan Warga DIY di Cirebon, Azis Makin Optimis

108
APRESIASI.‎ Calon Walikota Cirebon nomor urut dua, Drs Nashrudin Azis SH mengapresiasi dukungan yang diberikan ribuan warga Daerah Istimewa Yogyakarta yang lama menetap dan menjadi warga Kota Cirebon. Azis bertemu langsung dengan perwakilannya. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

CIREBON – Ribuan warga asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya yang sudah lama menetap dan menjadi warga Kota Cirebon memutuskan sikap politiknya di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon. Mereka dengan tulus menyatakan dukungan untuk Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut dua, Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti).

Pernyataan dukungan itu disampaikan langsung di depan Azis yang notabene walikota periode 2015-2018. Pertemuan warga DIY dengan Azis turut difasilitasi mantan pegawai di Sekretariat Dewan (Setwan), Joko Purwanto. Hadir pula dalam kesempatan itu mantan Anggota Fraksi PDIP sekaligus calon wakil walikota pendamping H Bamunas S Boediman MBA di Pilwalkot 2013, Drs Priatmo Adji.

Di hadapan warga DIY dan sekitarnya yang juga pecinta musik keroncong, Azis mengatakan, ada beberapa kesamaan karakteristik antara Kota Cirebon dan DIY‎. Misalnya di aspek kebudayaan dan kesenian. Bagi warga DIY, Kota Cirebon bukanlah daerah yang asing. Sehingga mudah untuk beradaptasi. “Kota Cirebon dan Yogya itu punya kemiripan, diantaranya keragaman seni dan budaya,” ungkap Azis.

Dengan kekayaan budaya dan seni, Azis menegaskan, ia bersama Eti Herawati berkomitmen untuk melestarikannya, dibuktikan dengan memasukkan dalam program strategisnya. Kesungguhan itu juga perlu ditunjang oleh sinergitas yang kuat antara pemerintahan dengan keraton.‎ Salah satu even besar juga pernah dilaksanakan di Kota Cirebon semasa Azis menjabat walikota, yaitu Festival Keraton Nusantara (FKN) pada 2017 lalu.

“Saya bersama Bu Eti komitmen dan berjanji untuk terus menjaga kesenian serta kebudayaan untuk dilestarikan, sebagaimana yang sudah kita lakukan sejak jauh-jauh hari. Karena Cirebon dan Yogya itu ada kesamaannya. Misal punya keraton, kesenian dan kebudayan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Azis juga mengapresiasi keberadaan warga DIY di Kota Cirebon. Tidak sedikit dari mereka juga turut berkontribusi bagi kemajuan Kota Cirebon. Ia berharap, seterusnya harmonisasi antara warga DIY dengan warga Kota Cirebon akan terus terbangun dengan baik. “Sehingga bisa terus berkontribusi untuk kemajuan Kota Cirebon,” ujarnya.

Atas dukungan yang diberikan, Azis berterimakasih dan mengaku semakin optimis bisa menghadirkan kemenangan di pilwalkot untuk kebaikan Kota Cirebon. Dukungan tersebut juga memberikan kekuatan tambahan untuk menggerakkan massa atau komunitas perkumpulan lain di Kota Cirebon.

“Insya Allah saya yakin dan optimis dengan dukungan bapak dan ibu di Pilkada Kota Cirebon ini akan memberikan manfaat. Izinkan saya bersama Bu Eti untuk melayani dan memberikan yang terbaik untuk Kota Cirebon,” katanya.

Sementara itu, Priatmo Adji juga turut bangga semakin banyaknya dukungan yang mengalir kepada Azis-Eti. Ia menegaskan, dirinya akan akan ikut dalam proses pemenangan Azis-Eti dengan menggalang dukungan sebanyak-banyaknya. “Sehingga dapat meraih kemenangan,” kata Adji yang notabene kolega Azis.

Saat Adji duduk sebagai anggota Fraksi PDIP di DPRD, ketika itu pula Azis menjabat ketua DPRD pada 2009-2013. Azis dan Adji pernah berhadapan di Pilwalkot 2013. Saat itu, Azis menjadi calon wakil walikota mendampingi Drs Ano Sutrisno MM (alm), sementara Adji menjadi wakilnya Bamunas S Boediman. Kini, meskipun Bamunas mencalonkan dan menjadi lawan tunggal bagi Azis, tapi Adji lebih memilih mendukung Azis. (jri)

BAGIKAN