Digigit Ular Saat di Toilet, Mahasiswa IAIN Wafat di GSP

Digigit Ular Saat di Toilet, Mahasiswa IAIN Wafat di GSP

RAKYATCIREBON.ID – Malang benar nasib M Fauzan Al-Azizi. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon semester 2 ini harus meregang nyawa saat menginap di kamar kos temannya di kawasan Griya Sunyaragi Permai (GSP), Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Rabu (15/4, Fauzan beraktivitas di Kota Cirebon. Saat hendak pulang ke rumahnya di Kabupaten Majalengka seketika cuaca mendung. Fauzan pun batalkan niat pulang kemudian pilih menginap di kamar kos teman yang dijadikan Sekretariat Himpunan Mahasiswa Majalengka (Himaka).

Selama di kosan, Fauzan beraktivitas layaknya penghuni kos. Makan, tidur, termasuk buang air. Diduga saat Fauzan buang air di toilet dalam keadaan gelap, dia mengalami digigit ular di bagian pangkal paha hal itu dibuktikan dari hasil visum terdapat dua titik bekas gigitan.

Sebelum dipastikan tak bernafas, Fauzan sempat mengeluh lemas. Kemudian beristirahat di tempat tidur. Pada Kamis (16/4) sore sekitar 16.30 WIB, Fauzan ditemukan sudah tak bernyawa.

Seketika warga GSP mengerumuni lokasi peristiwa yang dijaga ketat petugas Babinsa dan Babinkamtibmas. Geger atas wafatnya Fauzan. Apalagi di tengah wabah Covid-19. RW setempat sempat melarang jenazah Fauzan langsung dibawa pulang ke rumah duka sebelum dipastikan penyebab kematiannya.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Cirebon yang datang langsung ke lokasi memastikan, Fauzan meninggal akibat gigitan ular. Namun tak diketahui jenis ular yang menggigit Fauzan. Lantaran saat terkena gigitan, Fauzan tak bercerita pada teman kosnya.  Jenazah Fauzan baru bisa dibawa pulang ke rumah duku pada Kamis (16/4) malam.

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg membenarkan wafatnya Fauzan. Dirinya mengaku sudah mendapat laporan atas peristiwa tersebut. “Saya mengucapkan bela sungkawa. Turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Serta almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Illahi,” ucap Sumanta.

Sumanta berharap, di tengah wabah Covid-19, mahasiswa IAIN Cirebon diharapkan mengurangi beraktivitas di luar rumah. Serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan agar peristiwa serupa tak terulang.  (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!