Dijaga Ketat, Masuk Gedung IAIN Wajib Patuhi SOP

28
TEGASKAN. Ketua Satgas Covid-19 IAIN Cirebon, Dr H Ahmad Yani MAg tegaskan pemberlakukan SOP ketat bagi siapapun yang masuk area kampus.

RAKYATCIREBON.ID – Sejumlah mahasiswa yang ingin masuk area kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon dihentikan di depan gerbang utama. Alasanya, pihak kampus sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai imbauan pemerintah dalam rangka pencegahan sebaran Covid-19. Hanya mahasiswa yang berkepentingan mendesak saja yang diizinkan masuk.

Meski begitu, pihak keamanan kampus menerapkan Standar Operasional (SOP) Kesehatan yang ketat di tengah wabah Covid-19. Mahasiswa atau tamu yang hendak masuk area kampus wajib cuci tangahn menggunakan cairan pembersih yang terpasang di depan gerbang kampus.

Setelah itu, ada pengukuran suhu tubuh. Jika suhu mahasiswa atau tamu tidak melebihi 38 derajat selsius, mahasiswa atau tamu dipersilahkan masuk untuk melakukan keperluannya.

Ketua Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Ahmad Yani mengatakan, setelah mewabahnya Virus Corona, penerapan SOP Kesehatan di lingkungan kampus harus dijalankan secara ketat demi mencegah penyebarannya.

“SOP ini antara lain, semua mahasiswa atau dosen harus pakai masker, cuci tangan dengan sabun, kemudian mengukur suhu tubuh, jaga jarak dan hindari kerumunan,” tutur Ahmad Yani, Sabtu (16/5/2020).

Menurutnya, meski kampus sudah melaksanakan kuliah online sejak lebih dari sebulan yang lalu, namun penerapan SOP tetap harus dijalankan.

“Karena kami sudah melaksanakan kulian dengan sistem online, sehingga saat ini kerumunan di kampus hampir tidak ada. Hanya ada pihak yang piket. Mahasiswa sudah dilarang untuk mengadakan kegiatan di kampus,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang saat ini masih berlangsung, menurutnya, secara prinsip Satgas Tanggap Darurat Covid-19 ini sangat mendukung.

“Sebagai bagian dari institusi yang ada di Cirebon, sehingga kita ikuti kebijakan PSBB tersebut. Kita tetap stand by di posko, antara lain kita juga bagikan masker. Aksi sosial sudah dilakukan dan terus berjalan,” tuturnya. (wan)

BAGIKAN