Dinkes Kabupaten Cirebon: Kasus Stunting Capai Angka 15 Ribu Lekat dengan Warga Miskin

40
Dr. Edi Susanto/RMOLJabar

RAKYATCIREBON.ID-Penyelamatan tiga generasi dari bahaya stunting tidak bisa dilakukan hanya oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Sehebat apapun usaha yang dilakukan oleh Dinkes dalam menangani kasus stunting, tanpa dukungan nyata dari Dinas Dinas lainnya, maka penyelamatan tiga generasi mustahil dapat dilakukan.

Begitu diungkap oleh Dr. Edi Susanto, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Cirebon.

“Dalam dua tahun ini, kami dari Bidang Kesmas sudah secara masif melakukan berbagai sosialisasi pada masyarakat,” kata Edi saat ditemui di komplek Pemda Kabupaten Cirebon, Senin (25/11).

Edi mengakui bahwa konvergensi yang selama ini dilakukan bersama Dinas terkait, khususnya dalam penanganan stunting di Kabupaten Cirebon memang belum mampu menurunkan persentasi stunting secara signifikan.

“Masih ada sekitar 15 ribu kasus stunting dan stunting ini sangat lekat dengan masyarakat kurang mampu (miskin), sehingga banyak OPD yang harus terlibat dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujar Edi.

Edi menambahkan, terkait gerakan gemar makan ikan yang digagas pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan merupakan langkah yang bisa dijadikan solusi dalam memberikan asuhan protein pada masyarakat yang terindikasi stunting.

“Masyarakat usia subur, remaja dan bayi harus mendapatkan asupan gizi yang cukup, gerkan gemar makan ikan perlu dilakukan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.  (rmol)

BAGIKAN