Doakan Korban, Aksi Keprihatinan 1.000 Lilin Kutuk Teroris

448
Massa
LAWAN. Ribuan massa aksi keprihatinan rangkaian tragedi terorisme di kawasan Tugu Perjuangan Indramayu.

INDRAMAYU – Ribuan orang memadati kawasan Tugu Perjuangan yang terletak di sekitaran Bundaran Mangga Indramayu pada Selasa (15/5) malam kemarin. Mereka menggelar aksi keprihatinan dengan menyalakan 1.000 atas serangkaian tragedi teror bom akhir-akhir ini, serta mengutuk keras pelaku dan tindakan terorisme.

Dalam aksi tersebut disertai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya diawal dan Padamu Negeri diakhir rangkaian kegiatannya. Nyala ribuan lilin yang menjadi bagian tidak terpisahkan dalam aksi itu kontan menciptakan suasana berbeda dari biasanya di kawasan Tugu Pahlawan.

Korlap aksi, Karyana Tukul menyampaikan, keprihatinan mendalam atas insiden terorisme yang merenggut banyak nyawa orang-orang tak bersalah di sejumlah daerah, termasuk Surabaya. “Ini aksi keprihatinan, spontanitas. Kami tidak takut teroris, Indramayu bersatu dan peduli. Kami sangat yakin tidak ada agama apapun yang mengajarkan kekerasan,” jelas dia.

Untuk itu ia mengajak semua elemen masyarakat menolak paham radikalisme dan tindakan terorisme. Juga dituntut untuk cerdas dalam menggunakan media sosial agar tidak terjebak pengaruh negatif. “Jelas menolak paham radikalisme. Kita semua harus bijak dan positif menggunakan medsos, termasuk melawan hoax dan ujaran kebencian,” ujarnya.

Sementara itu salah satu tokoh muda Indramayu yang juga anggota DPR RI, H Daniel Mutaqien Syafiuddin secara tegas memastikan tidak ada agama yang mengajarkan kebencian, apalagi membunuh. Dan segala tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama sangat tidak dibenarkan. “Islam itu damai, jadi tidak ada ajaran permusuhan. Kita semua berharap rangkaian insiden teror yang terjadi merupakan peristiwa terakhir, tidak ada lagi insiden serupa kedepannya. Kita semua sepakat bahwa teroris harus dilawan. Baik di Indonesia, juga Indramayu. Islam itu agama yang rahmatan lil alamin, harus bersatu dan jangan mau diadu domba,” ungkap dia.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H Taufik Hidayat SH MSi yang turut hadir menyampaikan pula keprihatinannya dan mengutuk keras serangkaian insiden teror tersebut. “Kita semua harus selalu waspada bersama Polri, TNI, dan semua elemen masyarakat. Juga bersama-sama berdoa untuk korban dan keluarganya, dan yang jelas kami tidak takut teroris,” tandas dia. (tar)