DPPKP Anggap Wajar Harga Gabah Anjlok

DPPKP Anggap Wajar Harga Gabah Anjlok

CIREBON – Harga gabah paska panen raya turun drastis hingga menyentuh Rp450 ribu per kuintal untuk gabah kering panen (GKP).  Padahal, harga GKP bisa mencapai Rp620 ribu per kuintal. Kondisi ini tidak lepas dari banyaknya stok GKP petani pasca panen.

Kepala Dinas Pengan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon, Drh Maharani Dewi menjelaskan, anjloknya harga gabah petani pasca panen dinilai hal wajar. Kondisi ini berlangsung berputar.

Menurutnya, harga gabah bakal berangsur naik menjelang musim paceklik yang biasanya terjadi pasca musim tanam. Dinas tidak bisa intervensi harga. Naik turunnya harga sangat ditentukan daya serap pasar berdasarkan ketersediaan gabah.

“Kalau  harga pasar memang kami tidak bisa intervensi. Kami mengimbau aja, kalau dari benih bagus, bibit bagus. Kemudian  hasil pasca produksinya juga bagus, itu harganya bisa lebih baik,” ungkap Maharani kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Menrutnya, rata-rata petani Kota Cirebon menjual langsung hasil pertaniannya ke pasar. “Hasil pertanian langsung ke pasar, kalau padi bisa melalui Bulog. Karena membuka peluang, atau dijual sendiri bisa juga untuk konsumsi sendiri,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!