DPR: Honorer K2 Belum Tuntas Tetapi Kebijakan Pemerintah Lakukan Rekrutmen CPNS

66
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Foto : Geraldi/hr

RAKYATCIREBON.ID-Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia menyatakan bahwa pihaknya sudah mempertanyakan kebijakan pemerintah melakukan rekrutmen CPNS, sementara masalah honorer K2 belum diselesaikan sampai sekarang.

Doli mengaku menyampaikan hal itu kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu dalam rapat kerja di komisi II.

Saat itu, kata Doli, hampir semua anggota Komisi II DPR menyinggung masalah ASN terutama persoalan honorer K2.

“Dalam rapat kerja itu juga disampaikan, ternyata pemerintah sekarang juga sedang melakukan proses seleksi CPNS. Itu yang kami pertanyakan, kenapa urusan yang K2 ini belum selesai kok sekarang mau rekrut (CPNS) lagi,” kata Doli.

Demikian disampaikan politikus Golkar itu, dalam diskusi Forum Legislasi bertajuk “Revisi UU ASN Jangan jadi ‘PHP’ Honorer K2” di Media Center MPR/DPR/DPD RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12).

Oleh karena itu, katanya, tema diskusi tersebut sangat penting. Sebab, Komisi II DPR minta revisi UU ASN masuk ke dalam prolegnas prioritas 2020. Dari 17 usulan komisinya, salah satunya RUU ASN.

“Saya kira ini memang kesempatan buat kita untuk menata secara mendasar hal-hal yang terkait masalah yang muncul dilingkungan maupun pada diri ASN itu sendiri,” tegas Doli.

Dalam diskusi yang juga dihadiri Korwil Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) DKI Jakarta, Nur Baitih, Doli menunggu perwakilan PHK2I untuk berdiskusi dan memberikan masukan ke komisi yang membidangi pemerintahan itu.

“Kami sebenarnya menunggu, Ibu (Nur dkk) lagi keliling-keliling sampai sekarang kami belum pernah menerima surat Ibu mau keliling ke komisi II. Jadi saya kira nanti kami akan segera jadwalkan untuk mendapatkan informasi yang berimbang,” tambah Doli. (jpnn)

BAGIKAN