Duh, Pasar Darurat Masih Tahap Lelang

4
Baru Dilaksanakan Satu Pekan, Anggaran Capai Rp1,5 Miliar


SUMBER– Pembangunan pasar darurat bagi pedagang Pasar Sumber yang terbakar, masih dalam tahapan lelang.  Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Cirebon, Ahmad Sobana mengatakan, pembangunan pasar darurat masih dalam proses pelelangan di ULP. “Masih dalam tahap pelelangan,” katanya kepada Rakyat Cirebon singkat, kemarin.
pasar sumber cirebon
Pasar Sumber. Image by radarcirebon.com
Ditanya mengenai anggaran yang dipersiapkan hasil penghitungan DCKTR, Sobana mengungkapkan untuk pembangunan pasar darurat mencapai Rp1,47 miliar. Sedangkan sisanya, Rp30 juta digunakan untuk membayar tenaga pengawas yang berasal dari pihak ketiga. “Memang, total anggarannya Rp1,5 miliar, kita tinggal nunggu lelang saja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Pemkab Cirebon Adil Prayitno membenarkan, tahapan lelang pembangunan pasar darurat masih berlangsung sejak pekan lalu. Sedangkan, waktu maksimal pelelangan adalah 25 hari.
“Kita tunggu saja sampai batas waktu akhir. Kalau tidak salah, lelang baru dimulai awal Oktober kemarin,” jelasnya.
Sedangkan, meskipun pembangunan pasar darurat masih cukup lama dilakukan, Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon sudah bersiap untuk melakukan pengaturan arus lalu-lintas bagi pasar  darurat.Kepala Dinas Perhubungan, Iis Krisnandar mengatakan, pihaknya akan memberlakuan one door stop bagi para pengunjung maupun pedagang untuk menurun-naikkan dagangannya.
“Kita akan membuka satu pintu saja untuk masuk dan satu pintu untuk keluar. Nantinya, parkiran akan kita pusatkan di eks terminal yang memang lokasinya bersebelahan dengan pasar darurat,” tegasnya. Disinggung mengenai rawannya kemacetan akibat dari parkir yang sembarangan, Iis dengan tegas mengatakan, hal itu tidak akan terjadi. 
Dia menyatakan, beberapa petugas akan ditempatkan di sekitar lokasi yang memang berada di jalur utama Sumber. “Kita akan bekerja sama juga dengan beberapa instansi untuk membantu mengamankan arus lalu-lintas di sana,” ungkapnya.
Ditegaskan Iis, pihaknya akan selalu siap mengamankan lalu lintas, termasuk dalam menyediakan tempat bagi para pedagang untuk menyimpan kendaraannya. “Eks terminal akan dikhususkan bagi kendaraan dan arus lintas manusia sehingga nantinya tidak akan keluar sampai ke jalan raya,” tandasnya. (yog)
BAGIKAN