Duit Milik Pengusaha Galian Hilang

13
Modus Pecahkan Kaca Mobil, Terjadi di Depan Kantor Dispenda


KUNINGAN – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi. Kali ini terjadi di depan kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jl aruji Kuningan. Akibatnya, uang Rp90 juta yang disiapkan untuk pembayaran pajak, raib dibawa kabur pencuri. Berdasarkan data yang diperoleh, aksi pencurian dengan modus pecah kaca ini, terjadi sekitar pukul 13.45 WIB.

mobil dibobol
Modus pecah kaca. Foto : Alehandro Malik/Rakyat Cirebon

Uang milik seorang pengusaha tambang yang diketahui bernama Cepi Pamungkas asal Buah Batu Bandung Jawa barat tersebut, hendak membayar pajak ke Dispenda, saat peristiwa itu terjadi korban sedang membeli minuman disebuah mini market samping kantor Dispenda.

Selang lima menit korban keluar dari mobil untuk membeli minuman disebuah mini market, ketika keluar dari mini market usai membeli minuman suasana diluar ramai dan warga ada yang teriak copet, korban kaget ketika melihat kaca mobil Honda Jazz nopol D 1089 ZS bagian depan samping sopir sudah dalam keadaan pecah.

“Uang tersebut rencanannya akan digunakan untuk membayar pajak, totalnya ada Rp.130 juta namun sudah dipecah. Uang tersebut baru diambil disalah satu bank di wilayah Cirebon,” kata Cepi pada Rakyat Cirebon.

Diungkapkan Cepi, dirinya mengaku usai membeli tanah di Desa Cikesal Kecamatan Cidahu untuk usaha galian pasir, karena Kepala Dispendanya sedang tidak ada dikantor, dirinya bersama temannya menunggu didepan kantor Dispenda.

“Kejadiannya berlangsung cepat, bahkan minuman yang baru dibeli belum sempat dibayar, saya tidak menyangka, mudah-mudahan ada hikmah dibalik peristiwa ini,” ujar Cepi ketika ditemui di Mapolres Kuningan saat melaporkan peristiwa yang menimpanya.

Sementara itu, Udin seorang tukang parkir mengungkapkan, sebelum peristiwa pecah kaca, dirinya melihat ada sepeda motor yang mencurigakan bulak balik di tempat kejadian.“Kejadiannya begitu cepat, saya sempat mengejar pelaku namun tidak terkejar,” tuturnya.

Petugas kepolisian yang datang ke tempat kejadian setelah menerima laporan, langsung melakukan olah TKP, diduga korban sudah dibuntuti oleh para pelaku, sehingga ketika korban keluar meninggalkan mobilnya. Saat ini kasusnya sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polres Kuningan.(ale)

BAGIKAN