Eeng Ngebet Duet dengan Bamunas?

12
Sudah Disampaikan di Forum Internal Partai, Nasdem Siap Hadapi Pemilihan Walikota 2018

KEJAKSAN– Sinyal Partai Nasdem akan menduetkan Dra Hj Eti Herawati atau akrab disapa Eeng Charli dengan Bamunas S Boediman untuk di pemilihan walikota (pilwalkot) 2018 mendatang, kian kuat. Eeng bahkan dikabarkan sudah mulai membangun komunikasi dengan Bamunas melalui orang kepercayaannya.

eti herawati eeng charli nasdem cirebon
Drs Hj Eti Herawati (kanan). Foto : Nurul Fajri/Rakyat Cirebon

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Cirebon yang kini duduk di kursi wakil ketua DPRD Kota Cirebon itu konon berambisi maju di pilwalkot berdampingan dengan Bamunas. “Komunikasi antara Bu Eeng dan Pak Bamunas masih berjalan baik. Saya kira tidak ada yang tidak mungkin kalau mereka dipasangkan di pilwalkot 2018 nanti, dan Bu Eeng kelihatannya memang ingin begitu,” ungkap sumber Rakyat Cirebon di internal Partai Nasdem.

Sumber yang dikenal dekat dengan Eeng itu menambahkan, sampai sejauh ini Eeng sudah menyatakan akan mencalonkan diri di pilwalkot 2018. Terlepas nanti mengambil posisi calon walikota ataupun wakilnya. “Bu Eeng dengan tegas sudah menyampaikan itu di internal,” katanya.
Tak hanya itu, Partai Nasdem juga diam-diam sudah menyusun strategi untuk menghadapi kontestasi politik lima tahunan itu.

Salahsatunya, Partai Nasdem mengisyaratkan tak akan berkoalisi dengan PDIP, meskipun dua partai itu tergabung dalam gerbong Koalisi Indonesia Hebat (KIH). “Dengan PDIP? Kemungkinan tidak,” katanya. Terpisah, Eeng Charli menyatakan, Partai Nasdem siap bertarung di Pilwalkot 2018. Sebagai kader, Eeng menegaskan, ia akan siap bila diberi tugas oleh DPP.  “Untuk 2018, Partai Nasdem pasti siap. Sebagai kader harus selalu siap,” ungkap Eeng, ditemui di Griya Sawala gedung DPRD Kota Cirebon, kemarin.

Bahkan, Eeng mengaku, bila DPP Partai Nasdem mengusung dirinya untuk menjadi calon, baik itu walikota maupun wakil walikota, ia akan siap. “Saya dari Nasdem, kalau DPP mengizinkan ya. Karena tergantung dari (keputusan) DPP,” kata legislator asal dapil III Kejaksan-Lemahwungkuk itu.
Tak hanya itu, Eeng juga memprediksi, beberapa figur di DPRD akan mencalonkan diri pada Pilwalkot 2018 mendatang. Setidaknya, kata Eeng, mereka yang kini duduk di unsur pimpinan DPRD.

“Yang jelas, Pak Ketua (Edi Suripno, red), dan Bu Lili (Eliyah) juga bisa dari Partai Golkar mungkin,” kata Eeng. Dikatakan Eeng, bila figur dari DPRD hendak mencalonkan diri di pilwalkot 2018, maka harus mundur dari keanggotaan DPRD. Tak ada cuti sementara bagi anggota dewan yang mencalonkan menjadi kepala daerah maupun wakilnya.

“Kalau iya mau mencalonkan, maka tahun 2017 dipastikan mundur. Itu berdasarkan ketentuan UU. Jadi, satu tahun sebelumnya sudah harus mohon izin dan itu konsekuensi karena UU harus dipatuhi,” katanya.Eeng memprediksi, pilwalkot 2018 akan diikuti banyak pasangan calon. Dengan kondisi itu, menurutnya, memberi efek positif bagi masyarakat.

“Figur, lebih banyak lebih bagus. Dengan begitu, menjadikan masyarakat bisa berpikir siapa yang akan bisa berbuat banyak untuk Kota Cirebon,” katanya. Disinggung terkait kemungkinan partainya menggandeng Bamunas, Eeng tiba-tiba enggan menjawab. Ia memilih tak berkomentar. “Kalau soal itu, saya no comment,” kata Eeng sambil tersenyum. (jri)

BAGIKAN