Fokus pada Desa Rentan Konflik

11
Kapolsek Gegesik Sebut Dua Desa Memiliki Kerawanan Tinggi

GEGESIK– Proses pemilihan kuwu (kuwu) tidak terlepas dari konflik antar pendukung dari calon kuwu. Sehingga, Polsek Gegesik akan lebih fokus dan memperioritaskan penempatan petugas pada desa yang rawan konflik.

kapolsek gegesik cirebon
AKP Tohari. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

Kapolsek Gegesik AKP Tohari mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan pengawasan terhadap tingkat kerawanan konflik dalam pelaksanaan pilwu pada desa-desa yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Gegesik. Dikatakan Tohari, di wilayah hukum Polsek Gegesik, ada tujuh desa yang akan melaksanakan pilwu yakni Bayalangu Kidul, Gegesik Kidul, Gegesik Wetan, Gegesik Lor, Gegesik Kulon, Paunggul dan Slendra.

“Untuk wilayah Polsek Gegesik sendiri ada enam desa yang melaksanakan pilwu,” terangnya kepada Rakyat Cirebon. Dikatakan Tohari, dari tujuh desa tersebut bermacam-macam karakteristik masyarakatnya. Dari monitoring yang dilakukan pihak Polsek Gegesik, ungkap Tohari, sedikitnya terdapat dua desa yang dalam pantauannya memiliki tingkat kerawanan konflik yang tinggi.

Oleh karena itu, lanjut Tohari, dalam antisipasi terjadinya ekses dalam masyarakat, Polsek Gegesik akan lebih fokus me-monitoring serta menempatkan petugas yang lebih dari desa lainnya. ”Dari tujuh desa yang melaksanakan pilwu, dua desa yang terindikasi mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi. Maka untuk dua desa tersebut akan menjadi skala prioritas dalam hal pengamanan,” paparnya.

Dua desa yang menjadi skala prioritas itu, sebut Tohari, adalah Desa Bayalangu Kidul serta Slendra yang sejauh ini terindikasi mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi. Dari kedua desa tersebut selain menjadi skala prioritas, juga untuk mengantisipasi terjadinya ekses, kata Tohari, akan ditempatkan jumblah personel kemanan dari kepolisan, lebih dibanding desa lainnya.

“Untuk menambah jumlah personel, kami sudah mengajukan bantuan personel dari Polres Cirebon. Untuk dua desa yang rawan tersebut akan ditempatkan jumlah personel lebih banyak dari desa lainnya,” terangnya. Menurut Tohari, untuk saat ini kondisi dari desa-desa yang akan melaksanakan pilwu masih dalam keadaan kondusif.

Sementara, untuk meminimalisir ekses, maka akan ditempatkan personel dari Polsek Gegesik untuk me-monitoring secara intensif pada desa-desa yang melaksanakan pilwu tersebut. “Masing-masing personel Polsek Gegesik memonitor dan bertanggungjawab tentang perkembangan pilwu di masing-masing desa sesuai dengan yang ditugaskan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar tdak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan sehingga mengganggu kamtibmas serta mengganggu jalannya pilwu,” pungkasnya. (caz/mgg)

BAGIKAN