Gejolak Ekonomi, Pembangunan Sejumlah Infrastruktur Ditunda

Gejolak Ekonomi, Pembangunan Sejumlah Infrastruktur Ditunda

Agresifnya Arab Saudi dalam mencari anggaran tambahan, membuat belanja naik 6% (year on year/yoy) menjadi 978 miliar Riyal atau US$ 261 miliar atau sekitar Rp3.523,5 triliun (kurs Rp13.500/US$). Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan mengurangi ketergantungan terhadap minyak mentah yang selama ini merupakan sumber ekonomi Arab Saudi.

Belanja yang agresif menjadi pertaruhan besar bagi pemerintahan Arab Saudi, karena berisiko memperlebar defisit anggaran. Di 2015 lalu, saat harga minyak anjlok, defisit anggaran pemerintah mencapai 366 miliar riyal atau US$ 100 miliar. Sampai kemudian dilakukan penarikan utang dalam jumlah besar.

Meski sekarang belanja diperbesar, pemerintah cukup tegas menyampaikan keinginan untuk menurutkan defisit sebesar 15% menjadi 195 miliar Riyal atau US$ 52 miliar pada tahun depan.

Gejolak perekonomian Arab Saudi, membuat pembangunan sejumlah infrastruktur ditunda. Seperti pembangunan bangunan sebelah Utara Masjid Nabawi. Tidak ada aktivitas pembangunan di sana. Yang ada hanya kumpulan material dan alat bongkar/bangun. Seperti crane, alat berat lainnya, besi dan baja ukuran besar, hingga arsitektur bangunan yang masih dalam proses. Kalau dilihat dari pembangunan bangunan yang masih dalam proses tersebut, tampak ada jalan menuju Jannatul Baqi. Jannatul Baqi adalah pemakaman utama para keluarga Nabi dan para sahabat.

Jalan yang cukup lebar itu diprediksi untuk menyambungkan Masjid Nabawi ke Jannatul Baqi. Jamaah nantinya tidak perlu lagi berputar  untuk masuk ke Jannatul Baqi dari Masjid Nabawi. Cukup jalan beberapa meter saja. Tapi itu nanti, tepatnya setelah bangunan sisi utara Masjid Nabawi selesai. Saat ini, jalan dari Masjid Nabawi ke Jannatul Baqi masih ditutup.

Seperti rombongan Umrah Ramadan Bersama Salam Tour, kemarin berkunjung ke Jannatul Baqi dengan memutar menggunakan bis. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!