Golkar-PAN Bakal Miliki Posisi Pimpinan AKD?

3
KUNINGAN – Berdasarkan prediksi sejumlah pengamat, kedepan Fraksi PAN dan Golkar akan memiliki jabatan pimpinan AKD (Alat Kelengkapan Dewan).

Rana Suparman
Rana Suparman. dok. Rakyat Cirebon

Hal itu sebagai bagian dari konsekuensi politik mengingat batas akhir jabatan pimpinan AKD berdasarkan aturan maksimal 2,5 tahun.

Berdasarkan kabar yang berkembang, Ketua DPRD Rana Suparman SSos telah melakukan pertemuan tertutup bersama sejumlah pimpinan parpol.

Termasuk dengan Ketua DPD PAN H Udin Kusnaedi SE dan Ketua DPD Partai Golkar H Yudi Budiana SH dengan di tempat berbeda. Pertemuan tersebut membahas terkait pembagian jatah di parlemen.

Salah seorang politisi yang enggan disebutkan namanya menyampaikan informasi belum lama ini Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PDIP Rana Suparman SSos telah melakukan pertemuan dengan Ketua DPD Golkar H Yudi Budiana SH di RM Batok Manis Lor Kecamatan Jalaksana. Pertemuan tersebut disinyalir membahas hal penting terkait roling AKD.

“Iya, Pak Rana sudah bertemu dengan Pak Yudi (Ketua DPD Golkar, red). Tapi saya gak tahu disana membahas apa, bisa aja membahas pembagian jatah AKD,” kata dia, kemarin (15/12).

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Rana membenarkan dirinya sudah bertemu dengan Yudi di RM Batok. Hanya saja ia enggan menyebutkan apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Ya itu mah cuma pertemuan biasa, kita sudah lama gak ketemu. Kita makan dan minum disana,” kata Rana sambil tersenyum seakan menyembunyikan sesuatu.

Beredar kabar dalam roling AKD yang akan dilaksanakan setelah pengesahan RAPBD 2017 yang kemungkinan besar akan dilakukan sebelum akhir Desember, posisi jabatan penting AKD akan diduduki kader PAN dan Golkar.

Diantaranya posisi Ketua Komisi III dan Ketua Komisi II yang saat ini masing-masing dijabat H Ujang Kosasih MSi dari Fraksi PKB dan H Dede Ismail SIP dari Fraksi Gerindra.

Sedangkan untuk posisi jabatan Ketua Bapemperda (Badan Pembuat Perda), kemungkinan besar masih akan dijabat oleh kader PKS yang dikenal dekat dengan Rana, yakni Rudi O’ang Ramdhani SPdI. Kabar tersebut menyeruak di gedung dewan sejak munculnya komentar yang disampaikan AKtivis F-Tekkad Sujarwo BA alias Mang Ewo yang mengingatkan batas akhir pimpinan AKD hanya 2,5 tahun.

Terpisah, Ketua Fraksi PAN Persatuan Aang Hasanudin, mengaku pihaknya belum mengetahui kalau dalam waktu dekat akan ada roling AKD.

Namun jika PAN diberikan jabatan penting dalam pisisi Ketua Komisi, ia menegaskan siap untuk menerimanya.

“Saya belum tahu kalau akan ada roling AKD. Ya kalau di Komisi kita siap lah,” tegas Aang. (muh)

BAGIKAN