Harapan Sejahtera jadi Koperasi ke-26 Gelar RAT Tepat Waktu

Harapan Sejahtera jadi Koperasi ke-26 Gelar RAT Tepat Waktu

RAKYATCIREBON.ID – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019, Kamis (23/1) di Aula Pascasarjana kampus setempat. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dekopinda Kota Cirebon Yodi Rudiantono, Kepala Bidang Koperasi dan UMM Saefudin Jupri, Kepala Biro AUAK Subarja, dan Ketua KPRI Harapan Sejahtera, Edy Chandra SSi MA.

Ratusan anggota KPRI Harapan Sejahtera yang merupakan pegawai di lingkungan IAIN Cirebon juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua KPRI Harapan Sejahtera, Edy Chandra SSi MA menjelaskan, digelarnya RAT tahun 2019 memuat sejumlah angganda. Antara lain Sosialisasi Produk Pembiayaan Syariah dan Etika Muamalah, Pemilihan Pimpinan RAT, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus, Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pengawas, Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) KPRI Harapan Sejahtera Tahun Anggaran 2020 serta Tanggapan Anggota terhadap RAPB 2020.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Saefudin Jupri mengungkapkan, RAT KP RI Harapan Sejahtera merupakan RAT ke-26 dari sekitar 236 koperasi yang aktif di Kota Cirebon. Waktu RAT pun tergolong tepat yakni di bulan Januari. Oleh karena itu, KPRI Harapan Sejahtera layak jadi contoh pengelolaan koperasi yang baik.

“Koperasi masih berperan penting dalam pengembangan ekonomi dan usaha anggotanya. Koperasi Harapan Sejahtera ini menjadi yang ke-26 yang menggelar RAT. Ini bisa jadi rujukan untuk koperasi yang lain,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Cirebon, Yodi Rudiantoro menjelaskan, RAT merupakan kekuatan tertinggi di koperasi. Pasalnya, melalui RAT lah segala bentuk kebijakan yang akan dijalankan koperasi diatur. Supaya roda organisasi koperasi tetap berputar.

Sayangnya, di Kota Cirebon, tidak semua koperasi bisa RAT. Dari 400 lebih koperasi yang aktif hanya 377. Namun hanya 236 koperasi saja yang paling aktif dan bisa menggelar RAT. Pihaknya pun terus melakukan pendampingan untuk menyegarkan perkoperasian di Kota Cirebon.

“RAT itu sangat penting. RAT adalah kekuatan tertinggi di koperasi. Semua anggota bisa menyampaikan pendapat dan tanggapannya tentang roda kebijakan koperasi,” tegas dia. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!