Harjamukti Terbanyak Ditemukan Data Ganda

65
Rekapitulasi
PERBAIKAN. KPU Kota Cirebon menggelar rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) di tingkat kelurahan, kemarin, di aula kantor KPU setempat.

CIREBON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon melangsungkan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) di tingkat kelurahan se-Kota Cirebon, kemarin, di aula kantor KPU setempat. Hadir dalam kesempatan itu ketua dan Operator Daftar Pemilih (ODP) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Cirebon.

“Ini persiapan untuk kita melaksanakan rekapitulasi‎ daftar pemilih hasil perbaikan di tingkat kecamatan besok (hari ini, red). Karena kemarin (Selasa, red) kita sudah melaksanakan rekapitulasi di tingkat kelurahan. Supaya besok (hari ini, red) tidak ada masalah,” ungkap Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani SE Ak.

Ia menambahkan, setelah direkap di tingkat kelurahan, DPSHP selanjutnya akan direkap kembali di tingkat kecamatan. “Nanti kalau rekapitulasi di tingkat kecamatan selesai, akan ditindaklanjuti pada 19 April‎ rekapitulasi dan penetapan DPT tingkat Kota Cirebon,” jelasnya.

Emir menyampaikan, jika ditemukan data ganda pemilih, pada saat pemutakhiran berbasis TPS yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) selama 30 hari sejak 20 Januari lalu, maka perbaikannya dilakukan dari tingkat kelurahan. “Data dari PPDP inilah yang diolah di tingkat kelurahan,” ujarnya.

Diakui Emir, ketika data ini sudah dimutakhirkan, pada saat di-update di Sistem Informasi Data Pemilih ditemukan data ganda. “Kenapa begitu? Karena ada misalnya perpindahan penduduk. Ada 1.022 data ganda. Ini yang akan kita sinkronkan. Nanti kalau sudah fix, diketahui rilnya berapa,” tuturnya.

Untuk memastikan data pemilih yang tercatat ganda, disebutkan Emir, petugas di tingkat kelurahan akan berkoordinasi lintas kelurahan. “Misalnya si A terdaftar di Kesambi, juga terdaftar di Sukapura. Nanti antar petugas di kelurahan saling berkoordinasi untuk memastikan, dimana dia tercatat domisilinya saat ini,” terangnya.

Disebutkan Emir, data ganda pemilih yang ditemukan terbanyak ada di Harjamukti, mencapai sebanyak 373 data pemilih. “Kita terbuka, silakan kalau ada yang belum tercantum atau bahkan ganda untuk melaporkan ke petugas kita,” katanya. (jri)