ICON UCE 2020 Bakal Dihelat di Cirebon, Kemenag Dorong Hasil Penelitian dan Pengabdian Harus Dirasakan Masyarakat

ICON UCE 2020 Bakal Dihelat di Cirebon, Kemenag Dorong Hasil Penelitian dan Pengabdian Harus Dirasakan Masyarakat

RAKYATCIREBON.ID – Semua perguruan tinggi pasti punya program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Namun hanya beberapa kampus saja yang hasil penelitian dan pengabdiannya betul-betul dirasakan masyarakat.

Atas dasar itu, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) menggagas International Conference on University Community Engagement (ICON UCE). Sebuah konferensi internasional di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

ICON UCE sudah digelar di 3 kampus besar. Yakni UIN Alaudin Makasar pada 2014, UIN Sunan Ampel Surabaya pada 2016 dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 2018. ICON UCE 2020 direncanakan digelar di Cirebon. IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun didapuk menjadi tuan rumah dalam helatan ini.

Kasubdit Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Diktis Kemenag, Dr H Suwendi MAg melalui Kasi Penelitian dan Pengelolaan HAKI Dit PTKI, Dr Mahrus MAg mengatakan, ICON UCE 2020 direncakan digelar selama 3 hari pada Juni mendatang. Pesertanya adalah dosen dari berbagai PTKI dan pegiat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari lembaga non pemerintah.

“Selama ini kampus sudah melakukan banyak pengabdian masyarakat dan pemberdayaan kepada masyarakat. Bagaimana hasil-hasil pengabdian ini bisa dideseminasi bisa dinikmati oleh masyarakat umum,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon saat berkunjung ke IAIN Cirebon, Selasa (4/2).

IAIN Cirebon menjadi IAIN pertama yang menggelar ICON UCE. Dipilihnya IAIN Cirebon lantaran kampus yang berlokasi di Jalan Perjuangan Kota Cirebon ini punya riwayat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang baik. Ditambah lagi, IAIN Cirebon juga dinilai strategis untuk penguatan dan pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pilihan Cirebon sudah ada beberapa alternatif. Karena IAIN Cirebon punya pengalaman pengabdian yang cukup baik. Tahun 2006-2007 waktu masih STAIN itu termasuk KKN atau pengabdian yang menggunakan pendekatan relatif baru yaitu parsipatory action research (PAR),” tambah dia.

ICON UCE 2020 diharapkan membawa dampak besar bagi penelitian dan pengabdian kampus kepada masyarakat sebagai pengalaman Tri Dharma Perguruan Tinggi. Apalagi, dilihat dari kacamata lebih luas Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak se Indonesia. Peran aktif kampus sangat dibutuhkan agar membawa kemajuan dan manfaat bagi masyarakat.

“Saya kira ini penting karena ICON UCE selain mengembangkan pendekatan metode pengabdian kepada masyarakat juga ingin menunjukan bagaimana hasil produk pengabdian ini kepada masyarakat jangan sampai pengabdian kampus ini hanya dinikmati oleh kampus,” tukas dia. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!