Imbas Corona, Omset Penjualan Oleh-oleh Cirebon Turun Drastis

Imbas Corona, Omset Penjualan Oleh-oleh Cirebon Turun Drastis

RAKYATCIREBON.ID-Tempat penjualan oleh-oleh yang biasanya lari manis pada masa libur lebaran, kini justru omsetnya menurun drastis. Seperti yang dialami toko oleh-oleh Daud.

Padahal, lokasi toko oleh-oleh tersebut berada tepat di jalur pantura, Desa Dawuan Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon.

Daud Muljanto, pemilik toko oleh-oleh Daud menyebutkan, penurunan omset penjualan mencapai lebih dari 90 persen. Penurunan omset tersebut mulai terjadi sejak bulan Februari 2020.

“Penghasilan turun banget sejak tiga bulan terakhir ini atau sekitar akhir Februari 2020. Penurunannya sampe 90 persen lebih,” kata Daud saat ditemui wartawan, Rabu (27/5).

Menurutnya, pandemi Covid-19 jadi salah satu penyebab terbesar menurunnya omset penjualan. Hal itu diperparah dengan larangan mudik oleh pemerintah.

“Kalau dibanding dengan lebaran tahun kemarin, saat ini hanya 10 persennya saja penjualannya. Sehari cuma 3-4 orang saja yang datang, kalau normal biasanya bisa sampai diatas 30 orang perhari,” lanjutnya.

Tidak hanya penjualan secara offline saja yang menurun, penjualan secara online melalui website dan media sosial juga mengalami penurunan.

Namun meski omsetnya menurun drastis, Daud mengaku tidak berencana menutup toko oleh-olehnya karena memiliki puluhan karyawan.

“Kami bertahan demi karyawan, kasihan kalau sampai dia kehilangan pekerjaan. Walaupun omset tidak menutup untuk operasional dan bayar karyawan, yang terpenting karyawan tetap bekerja,” pungkas Daud.(yog)

Capt: Tempat penjualan oleh-oleh Cirebon nampak sepi akibat Pandemi Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!