Indramayu Jadi Kunci Kemenangan RK-Uu

581

“Segala keinginannya bisa dituliskan, nanti secepatnya dibentuk tim transisi untuk memudahkannya. Sebelum saya dilantik silahkan tuliskan maunya apa, dari versi pemerintah kabupaten, maupun versi masyarakat yang tidak tercover oleh pemerintah. Untuk Indramayu saya prioritaskan, tadi juga saya sudah ketemu bupati,” ujar dia.

Akan ditempatkannya Indramayu di shaf paling depan, menurutnya ada beberapa hal yang dinilai perlu untuk direalisasikan. Salah satunya tol exit Cipali di Indramayu yang dapat memudahkan akses transportasi publik. Kemudian program 1 desa 1 perusahaan untuk membuka lapangan kerja agar dapat mengurangi angka pengangguran.

“Makanya saya usung visi Jabar juara lahir batin, mengindikasikan bahwa daerah harus maju dan jadi rujukan di negeri ini. Kita akan manfaatkan sumber anggaran selain dari APBN dan APBD. Intinya, dari banyak program itu tujuannya kesejahteraan,” papar dia.

Dikatakan, dengan keinginan kuat untuk membangun Jawa Barat yang di dalamnya terdapat banyak kabupaten/kota, mengawali langkah optimisnya untuk merebut kekuasaan. “Kekuasaan adalah kendaraan, saya hanya sopir. Jadi isi kendaraan sesuai keinginan penumpang, itu hakekatnya. Makanya kekuasaan harus direbut, tentunya dengan cara baik, oleh orang baik, dan tujuannya baik,” ucapnya disertai permintaan agar didoakan selalu diberikan kesehatan lahir batin dan dapat menyelesaikan tugas maupun kewajibannya selama 5 tahun mendatang.

Sementara itu, salah satu perwakilan masyarakat, Mulyono Martono menuturkan, meski Indramayu bukan basis Rindu, tapi sejak awal sudah menjatuhkan pilihannya kepada Kang Emil. Sehingga Kang Emil yang sudah dinyatakan sebagai calon gubernur terpilih harus memberikan perhatian penuh kepada Indramayu yang selama ini ditinggalkan. “Harus ada solusi untuk kemajuan Indramayu,” tandasnya. (tar)