Industri Genteng Jatiwangi Mulai Goyah

4
Naiknya Bahan Baku dan Lesunya Penjualan Jadi Penyebab Utama

JATIWANGI – Terpuruknya nilai mata uang rupiah terhadap Dolar, mulai dirasakan industry kecil dan menengah. Salah satunya adalah industri pembuatan genteng di Jatiwangi yang mulai terkena dampaknya.

genteng jatiwangi majalengka
Genteng Jatiwangi. Foto : Pai Supardi/Rakyat Majalengka

Menurut H Irwan pemilikMR Putra Genteng yang juga anggota asosiasi pengusaha Industri genteng Majalengka mengatakan, secara umum pengaruh naiknya harga dolar mempengaruhi produski dan penjualan genteng Jatiwangi saat ini.

Mengingat imbas dari naiknya harga dolar tersebut mengakibatkan naiknya sejumlah bahan baku dan ongkos produski, sementara kenaikan harga jual genteng tidak seimbang dengan prosentasi kenaikan harga produksi dan bahan baku.“Kalau secara umum naiknya harga dolar, memang cukup berpengaruh terhadap industri genteng di kabupaten Majalengka saat ini. Namun meski cukup berat industri genteng di sini masih tetap bisa bertahan,” ucapnya kepada Rakyat Majalengka ( Rakyat Cirebon ).

Namun demikian menurut Herman salah seorang pengusaha genteng lainya, saat ini kondisi industri baik kecil maupun menengah tengah mengalami masa yang sulit, termasuk diantaranya adalah industri genteng, selain akibat naiknya harga dolar. Mulai sulitnya bahan baku dan bahan bakar seperti kayu dan lainya, menyebabkan industri genteng semakin lesu. Meski demikian kata dia, industri genteng di Majalengka sampai saat ini masih bertahan.

“Memang sejak bahan bakar kayu sulit,para pengrajin dan industri genteng mulai melirik sekam sebagai bahan alternative bahan bakar untuk pembagakaran genteng, namun seiring makin sulitnya bahan baku dan bahan bakar serta naiknya ongkos produski, kondisi indutri genteng semakin lesu,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpur Raja, industri genteng Jatiwangi sampai saat ini masih bertahan, meski tidak sedikit dari industri genteng yang sudah gulung tikar. Masih bertahannya produksi genteng jatiwangi, tidak lepas dari kualitas genteng yang sudah diakui pasar, bahkan hingga ke pasar luar Jawa. (pai)

BAGIKAN