Ini yang Menjadi Perhatian Polisi Saat Operasi Patuh Lodaya 2018

90
GELAR PASUKAN. Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto SIK Msi, tanda dimulai Operasi Patuh Lodaya 2018.

CIREBON – Satuan Lalu-Lintas Polres Cirebon mulai memberlakukan Operasi Patuh Lodaya 2018, Kamis (26/4). Dimulai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto SIK MSi, sasaran dari operasi patuh ini adalah kesadaran masyarakat dalam berkendara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakcer, dalam apel kali ini, nampak jajaran perwira di lingkungan Polres Cirebon dan beberapa unsur terkait seperti Pemerintah Kabupaten Cirebon. Selain apel, dilaksanakan juga pemeriksaan pasukan dan kesiapannya oleh kapolres.

Dijelaskan kapolres, sesuai amanat dari Kakrolantas Polri, Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban lalu-lintas harus diwujudkan disamping meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lantas. Selain itu, budaya tertib lalu-lintas juga perlu dibangun dan utamanya adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada publik.

Dalam kesempatan ini juga, kapolres mengungkapkan adanya rencana umum nasional keselamatan yang terdiri dari lima pilar. “Menejemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan dan penanganan korban pasca kecelakaan,” tegasnya.

Mengenai prioritas dalam Operasi Patuh Lodaya tahun ini, kapolres menyebutkan ada beberapa hal yang berkaitan dalam kepatuhan pengguna jalan terutama saat berkendara. Dia menegaskan, ada beberapa hal yang akan menjadi perhatian pihak satlantas di lapangan.

“Pengemudi yang menggunakan ponsel, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, menggunakan narkoba/miras saat berkendara dan melebihi batas kecepatan. Itu adalah fokus dalam operasi patuh lodaya kali ini,” tambahnya.

Di akhir, kapolres meminta kepada semua anggotanya di lapangan untuk tetap bertindak sesuai dengan prosedur yang ada serta menghindari adanya pungli. “Utamakan factor keamanan dan lakukan tugas dengan sebaik mungkin. Sesuai tema kali ini, Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat di bidang kamseltibcarlantas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. operasi akan kita lakukan selama 14hari terhitung dari 26 April hingga 9 Mei 2018,” tandasnya.(yog)

BAGIKAN