IQTAF Gelar Halaqah Virtual Peringati Nuzulul Quran

IQTAF Gelar Halaqah Virtual Peringati Nuzulul Quran

RAKYATCIREBON.ID – Dalam rangka memperingati hari besar Islam Nuzulul Quran, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar Halaqah Virtual, Minggu (10/5).

Kegiatan yang berlangsung di WhatsApp Grup (WAG) itu mengangkat tema Peran Mahasiswa dalam Upaya Membumikan Alquran. Dini Suryani, selaku Ketua Pelaksana mengatakan, dengan mengingat dan memperingati Nuzulul Quran merupakan suatu hal yang harus diingat dan terus selalu ada dalam hati.

“Seperti yang kita ketahui, peristiwa ini merupakan peristiwa besar, yakni turunnya Alquran atas kebesaran Allah dan terdapat Rahmat serta karunia didalamnya,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut dia, bukan saja merayakan atau mengingat saja, tetapi harus memupuk keimanan dengan selalu belajar dan belajar serta memahami Alquran.

Ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil mengungkapkan, agen perubahan yang melekat pada diri mahasiswa harus juga diaplikasikan dalam mengamalkan ajaran Alquran kepada masyarakat.

“Akhir-akhir ini, sering kita jumpai orang-orang yang tanpa dasar menafsirkan Alquran, ia hanya dilandasi nafsu belaka. Maka dari itu, mahasiwa khususnya mahasiswa Ilmu Alquran dan Tafsir harus bisa menyajikan isi Alquran dengan moderat dan menyejukkan,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Alqur’an dan Tafsir, H Muhammad Maimun MA MSi berpesan, selain memperingati Nuzulul Quran, kajian ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk kelak terjun di masyarakat.

“Jika sudah dilandasi pemahaman yang moderat, tentu kedepan bakal menyajikan pemahaman Alquran yang sejuk kepada masyarakat,” atanya saat dikonfirmasi via WhatsApp

Sejalan, Ahmad Royhan Firdausy selaku pemateri kajian menyampaikan, seorang mahasiswa harus berani untuk tampil di masyarakat untuk berbagi apa yang sudah dipelajari.

“Karena, sangat disayangkan jika ilmu-ilmu tersebut hanya bertumpuk dalam lembaran dan terpaku pada sebuah teori saja, sedangkan orang-orang di sekitarnya dibiarkan dalam kesesatan,” ujar alumni Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta itu.

Ia menegaskan, tentunya jalan dakwah yang dipilih ini haruslah sejuk, damai, menginspirasi dan memotivasi. 

“Mahasiswa memiliki peran penting bagi Agama, negara dan bangsa. Langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk ikut andil memberikan perubahan ke arah yang lebih baik ini ialah dengan meningkatkan ibadah kepada Allah Swt. dan kepedulian kepada sesama tanpa memandang latar belakang agama, aliran, organisasi dan sebagainya,” katanya

Ia melanjutkan, jika hal sederhana tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka akan menjadi mahasiswa Qurani yang sanggup membumikan nilai-nilai Alqur’an dalam kehidupan. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!