Jalan Baru, DPUPR Sedang Susun RAB

Jalan Baru, DPUPR Sedang Susun RAB

“Menurut saya, yang utama itu (pembebasan lahan, red) dulu. Apalagi tanah yang akan dilalui ruas jalan baru, sebagian besar milik warga. Ada tanah pemkot, tapi porsinya tidak besar,” ungkap Yoyon.

Disebutkan Yoyon, anggaran untuk pembebasan lahan masih bisa dicover APBD Kota Cirebon. Tapi harus dipastikan terlebih dahulu harganya secara detail. Sementara untuk konstruksi, pembiayaan bisa dari APBD provinsi maupun APBN. “Untuk pembebasan lahan bisa dialokasikan di APBD kota. Tapi untuk pembangunannya bisa meminta ke APBD provinsi atau APBN,” ujarnya.

Yoyon mengatakan, pembangunan ruas jalan baru tersebut sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Menurutnya, rencana itu bisa menjadi solusi untuk mengurai kepadatan lalulintas di Jalan Ciremai Raya pada jam-jam sibuk. “Sehingga tidak terlalu padat di sana,” katanya.

Seperti diketahui, rencana pembangunan ruas jalan baru sepanjang 1 km itu akan membentang dari Jalan By Pass hingga kawasan Ciremai Giri Harjamukti. Rencananya, lebar ruas jalan itu 16 meter hingga 20 meter termasuk trotoar dan ruang milik jalan (rumija). Sekitar 20 persen lahan yang akan terlintasi adalah milik pemkot, sementara sisanya milik warga. (jri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!