Jamaah Haji Asal Jerukleueut Meninggal Kelelahan

7
Jasadnya Akan Dikuburkan di Makkah

 MAJALENGKA-Salah satu jamaah haji asal Majalengka, H Rusta (91) warga Blok Cibeber Desa Jerukleueut Kecamatan Sindangwangi dikabarkan meninggal di Makkah. H Rusta merupakan mertua mantan Kepala Desa Jerukleueut, Seful Bahri.

ilustrasi jemaah haji
Ilustrasi jemaah haji. Image by rakyatcirebon.co.id

Berdasarkan catatan dan data di Kementrian Agama Kabupaten Majalengka jamaah haji asal Jerukleueut tersebut merupakan jamaah paling tua di Majalengka.

Dan berangkat dan bergabung dengan kloter 36. Ia dikabarkan meninggal dunia di tanah suci bukan korban peristiwa jatuhnya crane atau insiden Mina, melainkan karena kelelahan mengingat saat berlangsungnya ibadah haji tahun ini cuaca di Mekah sempat mencapai suhu yang ekstrem.

Kasi Urusan Haji Kemenag Majalengka, Endang Hamdan, membenarkan korban meninggal bukan karena insiden kecelakaan baik di Mina maupun saat di Mesjidil Haram.

Melainkan akibat faktor kelelahan, menyusul padatnya rangkaian ibadah haji yang harus dijalankan setiap calon haji.

“Ya memang kami sudah menerima informasi itu langsung dari pengurus dan ketua rombongan haji Majalengka. Namun, secara resmi belum, karena kami belum menerima certificat of death nya,”jelas dia kepada Rakyat Cirebon.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Jerukleueut, Ardi AMD kepada Raja saat ditemui di kantornya. Pihaknya juga mengaku telah menerima laporan dari pihak keluarga tentang kabar kematian salah satu warganya yang tengah menjalankan ibadah haji di Mekah.

Sementara saat disingung soal kepulangan jenazah, Ardi menjelaskan sesuai dengan aturan yang ada, kemungkinan besar jenazah almarhum tidak akan dibawa pulang melainkan akan langsung dikebumikan di Arab Saudi.

“Kemarin pihak keluarga sudah memberitahukan kepada kami terkait kabar itu, dan katanya jenazah almarhum akan dikebumikan di tanah suci. Saat ini sendiri pihak keluarga masih menunggu kepastian dan hal lainya dari pihak pemerintah,”jelasnya.

Sementara itu dari pantauan Raja di lapangan, kondisi rumah duka yang terletak di pinggir jalan utama Rajagaluh Sindangwangi atau tak jauh dari lokasi wisata Water Boom Tirta Indah mulai banyak di kunjungi warga dan kerabat,  untuk mengucapkan bela sungkawa, sejak kabar itu diterima pihak keluarga. (pai)

BAGIKAN