Jika Terpilih Lagi, Sunjaya akan Prioritaskan Nasib Kyai Desa

151
PEMBANGUNAN AKHLAK. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Dr H Sunjaya Purwadisastra MM MSi – Drs H Imron Rosyadi bersama masyarakat.

CIREBON – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Dr H Sunjaya Purwadisastra MM MSi – Drs H Imron Rosyadi ingin tradisi keagamanaan yang ada di Kabupaten Cirebon terus lestari. Oleh karena itu, keduanya diketahui sering mengikuti berbagai keagamaan yang diselenggarakan masyarakat saat musim kampanye ini.

Dikatakan Sunjaya, visi misi pasangan “Jadi Jaya” salah satunya adalah memuat unsur agamis. Dengan kata lain, Sunjaya menyebutkan pihaknya tidak akan meninggalkan pembangunan akhlak di masyarakat.

“Cirebon itu kota wali dan santri sehingga kegiatan keagamaan menjadi salah satu program yang kita kedepankan. Maka dari itu, saat ini setiap ada undangan untuk kegiatan keagamaan, kita usahakan untuk datang,” tegasnya.

Di samping itu juga, Sunjaya melihat peranan kyai desa sangatlah penting. Oleh karena itu, dirinya menyebutkan akan lebih memperhatikan kondisi kyai desa di periode selanjutnya.

“Dengan derasnya perkembangan teknologi dan juga pergaulan, peranan orang tua yang dalam hal ini kyai sangat besar sebagai pembimbing. Kita tidak ingin anak cucu kita nantinya salah gaul dan terlibat gerakan-gerakan yang dilarang oleh agama seperti LGBT. Dengan penanaman nilai agama yang baik, saya yakin masyarakat bisa mencegah itu semua,” tandasnya.

Senada, Imron yang notabene merupakan mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon melihat keberadaan pesantren di wilayah Kabupaten Cirebon sangatlah baik. Jika dikaitkan dengan pembangunan yang dilakukan pemeirntah daerah, Imron menyebutkan antara pembangunan fisik dan akhlak harus sejalan.

“Pesantren ini membentuk akhlak yang baik sehingga keberadaannya tidak boleh dikesampingkan. Ada banyak pesantren di Kabupaten Cirebon dan itu sangat bagus bagi perkembangan masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir wawancara, Imron mengatakan pihaknya akan terus berkunjung ke pesantren-pesantren guna meyakinkan pasangan Jadi Jaya akan mengedepankan pembangunan agama. “Saya juga sering berkumpul dengan ulama sehingga Alhamdulillah mendapatkan masukan dari mereka. Masukan itu akan kita jadikan pedoman dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.(yog)

 

 

BAGIKAN