Jura Lomba Desa, Kebonturi Jadi Percontohan

41
ARJAWINANGUN – Setelah berhasil meraih juara lomba desa tingkat Provinsi Jawa Barat dan lomba ke tingkat nasional, Desa Kebonturi patut menjadi desa percontohan.Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar belum lama ini.

desa percontohan
Kebonturi raih desa percontohan. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

Pada lomba desa tingkat propinsi itu, keluar sebagai pemenang Desa Kebonturi, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon mengalahkan puluhan kabupaten kota di Jabar termasuk Desa Sekarlaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut yang puas di juara dua dan Desa Sindangherang Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis yang meraih juara Juara tiga.

“Sebagai juara, Kebonturi merupakan percontohan bagi desa lainnya,”terang Deddy Mizwar, saat menghadiri kegiatan program GNL kedua di Desa Kebonturi, beberapa waktu yang lalu.Menurut Deddy, sebagai desa percontohan, Kebonturi juga akan diberikan pelatihan mengenai pencanangan tata kelola keuangan. Hal tersebut berkaitan dengan desa yang akan menerima dana desa kurang lebih sebesar 1miliar.

Olehkarenanya, dalam program “Gubernur Ngamumulih Lembur” akan dilakukan pula kegiatan pencanangan tata kelola keuangan dan peningkatan SDM aparatur perangkat desa. Dengan pelatihan tersebut diharapkan Kebonturi akan menjadi desa percontohan bagi desa lainnya di Kabupaten Cirebon Khusunya. ”Diharapkan setelah mendapat pelatihan tata kelola keuangan dan peningkatan SDM aparatur desa, Kebonturi bisa memberikan contoh kepada desa lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk juara 1 lomba desa mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp75 juta, Juara 2 mendapat Rp60 juta, Juara 3 Rp50 juta, serta Juara Harapan 1 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp40 juta. Trophy pun diberikan langsung oleh Wagub pada saat itu juga, di Balai Desa Kebonturi. ”Dalam kegiatan GNL ini dan dengan prestasi yang telah dicapai oleh desa dan kelurahan dalam perlombaan ini, maka pemprov memberikan sedikit bantuan untuk digunakan membangun desa,” paparnya. Dalam kegiatan GNL tersebut turut hadir pula ketua Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Propinsi Jawa Barat, Dede Rusdia.

Dede menjelaskan, dengan pelatihan tata kelola keuangan dan peningkatan SDM aparatur desa, diharapkan desa-desa mampu secara mandiri mengelolah keuangan masing-masing, agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. ”Atas pelatihan ini, diharapkan Kebonturi bisa mengelola keuangan dan membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa, sehingga tidak terjerat masalah hukum,” terangnya.

Menurutnya, BPMPD provinsi akan memberikan pembinaan-pembinaan dan sosialisasi terhadap desa-desa untuk bisa tertib administrasinya.
Sementar itu, Kuwu Kebonturi Iriianto mengatakan, sangat bangga dan berterimakasih kepada masyarakat serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga desa yang dipimpinnya itu berhasil menjadi juara lomba desa.

“Terimakasih kepada masyarakat, terutama kepada pemerintah daerah Kabupaten Cirebon yang selama ini selalu mendukung dan memberikan motivasi sehingga Kebonturi menjadi juara,” ucapnya. (caz/mgg)

BAGIKAN