Kakek Carsilah akan Dibuatkan Rumah

INDRAMAYU – Doa Kakek Carsilah yang menghuni gubuk selama lima tahun akhirnya dikabulkan Allah. Ya, setelah diberitakan oleh Rakyat Cirebon, warga Desa Kedokan Wetan Kecamatan Kedokanbunder ini dikunjungi orang nomor satu di Indramayu Hj Anna Shopanah.

bupati indramayu beri bantuan
Bupati Indramayu beri bantuan. Foto : Lazuari/Rakyat Cirebon

Bupati pun memberikan uang santunan Rp8 juta yang berasal dari Baznas Indramayu kepada Carsilah sebagai uang stimulant pendirian rumah bagi carilah di sekitar kebuyutan lebak sungsang di desa kedokanbunder. Bupati Anna mengaku baru mengetahui kondisi Kakek Carsilah dari media bukan pihak kecamatan dimana jelas sebagai perpanjangan tangannya sangat dikecawainya.

“Harusnya saya tahu ini bukan dari media tapi dari pa camat dimana jelas sebagai perpanjangan tangan saya begitu juga pak kuwu harus ada pelaporan warga seperti ini,” pintanya. Dirinya mengajak mengajak masyarakata untuk peduli dengan sekitar dan dengan memberikan dana simultan untuk pembangunan rumah bagi carilah sebesar Rp8 juta dari Baznas dimana hasil sodaqoh para PNS.

Dia berharap kedepan sisa pembangunan rumah itu bisa diteruskan oleh masyarakat dengan patungan. “Uang ini sebagai uang awal saja, untuk bangun rumah kecil tapi layak bagi Pak Carsilah kedepannya masyarakat diminta peduli untuk patungan membangun sisanya,” katanya.

Sementara ‎Camat Kedokanbunder, Syahroni mengaku bukan tak mengetahui atau tak mendata Carsilah. Namun memang karena Carilah tinggalnya ngamprak (tak menentu,red) maka sulit terdata. “Carsilah itu tinggalnya ngamprak-ngamprak, jadinya tuh gak terdata sama kita jadi ya gak dapet apa-apa (BLSM, Raskin dan Kasep,red),” ungkapnya.

‎Ia menuturkan, hal terpenting kini Carsilah sementara meninggali di tempat tidur kebuyutan lebak sungsang di desa kedokanbunder karena memang sesuai KTP tinggal di Desa kedokanbunder sampai rumah yang dibangunnya nanti di lahan milik desa kedokanbunder terbangun.”Sementara Carsilah kita beri tempat tinggal di kebuyutan dahulu sampai rumah yang akan dibangunnya‎ di lahan desa didirikan,” ungkapnya.

Sementara Kuwu Desa Kedokanbunder, Mustakim berbicara Carsilah itu memang diakuinya tak tahu sama sekali karena memang tinggalnya saja waktu itu di Desa Kedokan Wetan. Adapun permintaan bupati untuk sediakan lahan bagi Carsilah untuk pembangunan rumah pihaknya pun siap sediakan dan rangkul masyarakat untuk peduli terhadap carsilah. (laz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!