Kemarau Rentan Gangguan Kesehatan

5
Dokter Imbau Warga untuk Jaga Pola Makan

GEGESIK – Berkurangnya ketersediaan air bersih membuat masyarakat lebih hati-hati dalam menjaga kesehatan. Hal ini lantaran penyakit lebih gampang masuk ke tubuh jika pola hidup bersih tak dijaga.

Terlebih akibat kemarau panjang, pasokan air bersih bagi warga semakin berkurang dan harus menggunakanm air kotor untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu lingkungan yang berdebu dan kotor rentan membawa kuman dan virus penyakit.

Oleh karena itu, dokter fungsional pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) Gegesik, Sri Umi Rahmah, mengimbau agar masyarakat waspada akan bahaya penyakit yang mungkin saja terjadi akibat musim kemarau ini.Terlebih pada anak-anak yang kerap bermain di tempat kotor dan berdebu yang memungkinkan rentan terkena penyakit dimusim kemarau.

dokter cirebon
Sri Umi Rahmah. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

“Pada anak-anak sangat rentan terserang penyakit karena biasanya mereka sering main kotor-kotoran dan air keruh yang digunakan warga bisa saja menimbulkan penyakit, seperti penyakit kulit dan diare, oleh karenanya warga harus tetap memperhatikan kesehatan,” terangnya kepada Rakyat Cirebon.

Menurut Umi, ada beberapa penyakit yang akan mulai mengintai warga pada musim kemarau yang identik dengan berkurangnya ketersediaan air bersih membuat penyakit seperti diare lebih sering menyerang warga.Pasalnya, ketersediaan air bersih untuk dikonsumsi juga otomatis berkurang, ditambah lagi keseharian warga jauh dari pola hidup sehat.

Oleh karenanya diajurkan kepada warga untuk tetap menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan masing-masing. “Kita harus tetap menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan kita walaupun dalam kondisi kekurangan air,” katanya.

Selain itu, musim kemarau juga identik dengan lebih banyaknya debu di lingkungan warga karena kondisi wilayah yang kering. Lebih banyaknya debu di lingkungan warga ini dapat menimbulkan beberapa penyakit yang dapat menyerang mata juga ganguan system pernapasan.

“Saat musim kemarau ini juga warga rentan terkena infeksi saluran pernapasan dan gangguan kesehatan mata akibat dari udara yang berdebu,” tandasnya. (caz/mgg)

BAGIKAN