Kok Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu?

35
Kerap Terjadi Kecelakaan, Warga Orimalang Ngaku Resah

JAMBLANG – Perlintasan rel kereta api masih terhitung cukup banyak yang belum memiliki palang pintu, alhasil kecelakaan juga kerap terjadi karenanya. Kondisi tersebut seperti yang terjadi di perlintasan kereta api Desa Orimalang Kecamatan Jamlang, hal itu membuat warga sekitar mengaku resah.

perlintasan kereta api
Perlintasan kereta api. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

Warga Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Subhan (30) mengaku dirinya merasa was-was ketika setiap kali melewati perlintasan tersebut.” Tentu khawatir kalau melewati perlintasan kreta api tersebut,” ungkapnya, kepada Rakyat Cirebon, Minggu (12/9). Menurut Subhan, rasa khawatir bertambah terlebih saat melewati perlintasan pada malam hari, karena di perlintasan tersebut juga sangat sedikit penerangan jalan.

Padahal menurut Subhan jalan tersebut selalu ramai dilewati kendaraan baik roda empat maupun roda dua, ia merasa sudah semestinya harus ada palang pintu untuk keamanan pengguna jalan.”Walaupun jarang sekali terjadi kecelakaan, mestinya pihak terkait sudah harus memasang palang pintu di perlintasan kreta api tersebut, karena memang jalan tersebut selalu ramai dilintasi warga,” paparnya.

Dijelaskan Subhan, bahwa memang kecelakaan bisa saja terjadi dimanapun, namun siapapun orangnya pastinya tidak menginginkan hal itu. Olehkarenanya adanya palang pintu perlintasan sebagai pengaman adalah salah satu hal untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Senada juga dirasakan oleh Sayuti, warga Desa Orimalang itu juga juga mengaku perlintasan rel kreta api tanpa palang pintu bisa saja menjadi salah satu ancaman bagi keselamatan warga dalam berekendara.”Kalau tidak ada palang pintu seperti itu, pengendara yang melintas akan selalu merasa terancam keselamatanya, ya termasuk saya,” katanya.

Terlebih bukan hanya kendaraan bermotor yang melintas, namun juga pejalan kaki dan lebih ramai pada saat jam berangkat dan pulang sekolah. Karena memang jalan tersebut menjadi satu-satunya akses bagi warga menuju desa lainnya dan bagi pelajar menuju sekolah mereka.

Oleh Karena itu, Sayuti meminta dengan sangat, untuk mencegah keselamatan dan demi kenyamanan warga, kepada pihak terkait agar segera membuat palang pintu di perlintasan kereta api tersebut.”Agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan kami meminta kepada pihak terkait agar segera membuat palang pintu,” pungkasnya. (caz/mgg)

BAGIKAN