Komisi III Pesimis Pembangunan RSUD Arjawinangun Tepat Waktu

11
SUMBER– Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Suherman, pesimis kontraktor dapat menyelesaikan pembangunan fasilitas baru RSUD Arjawinangun.

suherman pdip cirebon
Suherman. doc. Rakyat Cirebon

Sikap pesimis itu muncul setelah Politisi PDIP ini melihat pengerjaan selama kurang lebih tiga pekan yang baru mencapai sembilan persen. Sehingga, pria yang akrab disapa Anger ini tidak yakin, pekerjaan proyek bisa selesai pada akhir Desember.

Melihat keterlambatan tersebut, pihaknya sudah mengusulkan pada kontraktor terkait untuk menerapkan sistem shif. “Kami sudah mengusulkan untuk tiga kali shif. Jadi 24 jam penuh, masing-masing shif delapan jam. Tapi orangnya harus berbeda, supaya pengerjaannya berkualitas,” paparnya saat ditemui Rakyat Cirebon usai menggelar pansus pelayanan kesehatan di RSUD Arjawinangun.

Dengan pengerjaan tiga shif, dirinya yakin dapat mengejar keterlambatan pembangunan tersebut. Untuk memastikan kontraktor mengerjakan progress pembangunan dengan baik, pihaknya siap untuk turun ke lapangan tiap minggu. Semesetinya, lanjut Anger, pengerjaan dengan sistem shif tidak terjadi jika kontraktor benar-benar memperhitungkan rencana pembangunan ini.

Mengingat, keterlambatan ini disebabkan kurangnya pekerja dan material. “Dirut RSUD juga sangat welcome, kita akan bersama-sama mengawasi pembangunan ini. Sehingga tidak ada uang yang dikembalikan ke negara,” terangnya.

Yang perlu diperhatikan kontraktor, sebut Anger, adalah kualitas bangunan.
“Meski dikejar target kontraktor tetap harus memastikan kualitas bangunan,” tandasnya.

Jangan sampai, kata dia, pembangunan sebelumnya terulang kembali. Apalagi dengan pemborong yang sama. “Kita akan lihat terus, supaya berjalan dengan yang direncanakan,” imbuhnya. (ari)
 
 
   

BAGIKAN