Kompepar Jeruk Segeran Giat Kampanyekan Desa Agrowisata

1203
KOMUNIKASI. Petani Jeruk Desa Segeran Kidul tengah menyampaikan keluh kesahnya tentang dibutuhkan untuk difasilitasi dalam pemasaran dengan harga yang pantas.
KOMUNIKASI. Petani Jeruk Desa Segeran Kidul tengah menyampaikan keluh kesahnya tentang dibutuhkan untuk difasilitasi dalam pemasaran dengan harga yang pantas.

INDRAMAYU – Otonomi desa yang mulai diwacanakan disokong dengan besarnya perhatian pemerintah pusat pada desa yang memiliki potensi dan produk unggulan, memotivasi Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Jeruk Segeran Desa Segeran Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu kampamnyekan desa wisata.

Desa wisata dengan konsep agro tersebut kini mulai dikenal masyarakat luas, mengingat jeruk tersebut tidak tumbuh dengan baik di desa yang lain di Kabupaten Indramayu.

“Kami sudah mengikuti pelatihan pariwisata yang telah difasilitasi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata di Bandung, dan terakhir kita melakukan pelatihan kampanye wisata di Hotel Handayani,” ujar Ketua Kompepar Jeruk Segeran Nurjali.

Menurutnya, potensi deswanya sangat besar, ditunjang dengan sumberdaya petani jeruk yang mumpuni mengingat menanam jeruk bagi warga Segeran sudah dilakukan sejak tahun 80an.
“Kini setelah 30 tahun gagal menanam terus, seperti ada kerinduan dan ternyata alkhamdulillah keberuntungan memihak kepada kita, Jeruk Segeran sudah pulih seperti sedia kala dan masa jayanya tahun 80an,” beber Nurjali.