Komunisme Ibarat Api dalam Sekam

6
SUMBER– Keberadaan paham komunis di Indonesia disebut oleh Bupati Cirebon Drs H Sunjaya Purwadisastra MM MSi bagaikan api dalam sekam. Meskipun selama ini terlihat sudah tidak ada lagi, akan tetapi Sunjaya meyakini masih adanya paham tersebut di Indonesia.

bupati cirebon sunjaya
Bupati Cirebon Drs H Sunjaya Purwadisastra MM MSi. Doc Rakyat Cirebon

Ditegaskan Sunjaya, paham komunis sangat bertentangan dengan ideologi NKRI yakni Pancasila.
Oleh sebab itu, dirinya berharap tidak ada lagi gerakan seperti tahun 1965 dimana lebih dikenal dengan sebutan G30S/PKI.“Memang seperti tidak terlihat, tapi kalau diberikan celah oleh kita maka gerakan itu akan kembali muncul ke permukaan,” ujarnya kepada Rakyat Cirebon.Untuk di Kabupaten Cirebon,  pihaknya terus meminta intelijen daerah untuk memantau perkembangan situasi lapangan.

Jika ditemukan adanya paham yang mendekati komunis, Sunjaya dengan tegas akan segera bertindak.
“Saya harap tidak akan ada tapi kalaupun ada maka harus segera diberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya laten komunis,” tambahnya.Dengan adanya Hari Kesaktian Pancasila, sambung bupati, mengajak kepada semua masyarakat untuk bisa memaknai lebih dalam tragedi yang terjadi saat itu.

Pasalnya, bupati mengungkapkan, para pahlawan yang gugur saat itu adalah mereka yang hanya ingin mempertahankan pancasila.“Komunis melalui PKI ingin mengubah ideologi bangsa kita dan pejuang yang tewas itu adalah mereka yang mempertahankan pancasila. Oleh karena itu juga, marilah kita sama-sama menjaga pancasila dari berbagai macam ideologi yang menyesatkan,” tegasnya.

Di samping itu, Sunjaya juga mengimbau masyarakat untuk bertindak sesuai dengan nilai dan norma yang berdasarkan pancasila. Dengan sikap demikian, politisi PDIP yang berlatar TNI ini, yakin tidak ada yang bisa mengganggu keutuhan pancasil.“Lima sila dari pancasila harus dijadikan pedoman dan tidak boleh dihilangkan dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya. (yog)

BAGIKAN