Kota Bandung Kekurangan Guru PNS, Apa Kendalanya?

37
Ilustrasi/NET

RAKYATCIREBON.ID-Kota Bandung masih kekurangan guru cukup banyak. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung mengharapkan ada penambahan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 untuk menutupi kekurangan.

Kepala Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar menyebutkan, kebutuhan guru di Kota bandung masih mengalami kekurangan dari 274 Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 63 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan jumlah SMP Swasta 191.

“Salah satu kendala yang kita hadapi saat ini adalah ada tenaga pendidikan yang masuk purna bhakti atau masa pensiun,” katanya di Balaikota Bandung, Senin (25/11).

Banyaknya guru masuk masa pensiun, kata Hikmat, diharapkan melalui rekrutmen CPNS dapat mengimbangi jumlah pelajar atau siswa di Kota bandung, sehingga bisa menutupi kekurangan. Pengajuan guru oleh pihaknya tidak semua disetujui oleh pusat khususnya dalam hal Kementerian PAN RB.

“Sementara kita membutuhkan keseimbangan tenaga pengajar karena juga penerimaan pegawai terbatas merupakan kebijakan pusat tapi tetap memunggu tes seleksi penerimaan sekarang,” ungkapnya.

Penerimaan tenaga pengajar ataupun guru sebetulnya masih tetap kekurangan, karena beberapa sekolah masih memerlukan kompetensi guru yang memiliki kemampuan standar yang telah ditetapkan.

Adapun jumlah guru tingkat PAUD katagori PNS sebanyak 327 dan Non-PNS 4276, tingkat SD katagori PNS sebanyak 4738 dan Non-PNS 5145, dan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) katagori PNS sebanyak 2177 dan Non-PNS 3010.

“Total keseluruhan guru PNS baik tingkat PAUD, SD, dan SMP berjumlah 7287 guru, dan Non-PNS baik PAUD, SD dan SMP berjumlah 12.431, tahun 2019 ada 298 CPNS dan tahun 2020 sejumlah 602 CPNS,” urainya.

Kendati kekurangan guru atau tenaga pendidik, Hikmat memastikan tidak ada pengangkatan guru honorer. Sebab hal tersebut kebijakan pusat berlaku senasional dan yang pensiunan selama dua tahun hampir seribuan.

“Ini momen guru sangat tepat sebetulnya, sangat banyak kekurangan, tapi kita hindari pengangkatan,” singkatnya.

Adapun guru yang sangat dibutuhkan saat ini yaitu guru Pendidikan Agama Islam (PAI), guru kelas dan guru jasmani dan olahraga, dan lain-lainnya pun masih kekurangan.

Sedangkan jumlah guru dibutuhkan bagi Guru Kelas 5.421 namun yang ada saat ini berjumlah 4.479 sehingga kekurangan 942, dan jumlah guru yang dibutuhkan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 904, sedangkan jumlah guru yang ada saat ini 442 sehingga kekurangan 462, dan jumlah guru yang dibutuhkan untuk pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berjumlah 904 sedangkan jumlah guru yang ada 516 sehingga kekurangan 388.  (rmol)

BAGIKAN