KPU Indramayu Coret Ribuan Pemilih dari DPS

60
Data Terbaru di Lapangan, DPT Masih Bisa Dilakukan Perbaikan


INDRAMAYU– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu mencoret 8.561 nama dari 1.383.808 pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Data itu terungkap, saat KPU secara resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu (Pilbup) 2015 dalam rapat pleno, Jumat (2/10).

kpu indramayu
KPU Indramayu. Foto : Tardiarto Azza/Rakyat Cirebon

Dari jumlah pemilih di 317 desa/kelurahan dan 31 kecamatan yang ditetapkan dalam DPT sebanyak 1.375.247 pemilih yang terdiri dari 681.982 laki-laki dan 693.265 perempuan. Pemilih terbanyak ada di Kecamatan Indramayu. Dari 18 desa/kelurahan dengan 145 TPS tercatat ada 82.845 pemilih. Jumlah itu meliputi 41.336 laki-laki dan 41.509 perempuan.Untuk kecamatan dengan jumlah pemilih paling sedikit, yakni Pasekan yang wilayahnya hanya mencakup 6 desa dan terbagi dalam 34 TPS. Adalah 18.427 pemilih yang terdiri dari 9.412 laki-laki dan 9.015 perempuan.

Sedangkan kecamatan dengan jumlah pemilih 60-70 ribuan, diantaranya Juntinyuat (72.271), Haurgeulis (65.964), Kandanghaur (65.346), dan Anjatan (66.047). Kecamatan dengan pemilih 50 ribuan, yakni Krangkeng (56.415), Karangampel (51.378), dan Jatibarang (59.376).
Berikutnya, kecamatan dengan jumlah pemilih 30-40 ribuan, Cikedung (32.464), Lelea (37.572), Balongan (34.186), Sindang (39.113), Losarang (39.830), Bongas (35.849), Sukra (38.549), Kedokanbunder (38.881), Kroya (48.005), Gabuswetan (41.953), Kertasemaya (48.445), Sliyeg (49.282), Lohbener (44.747), Gantar (48.122), Terisi (42.611), Tukdana (43.596), dan Patrol (46.769).

Sementara, jumlah pemilih dikisaran 20 ribuan terdapat di Kecamatan Bangodua (23.741), Widasari (27.146), Cantigi (21.355), Arahan (27.934), dan Sukagumiwang (27.028).Ketua KPU Kabupaten Indramayu M Hadi Ramdlan SAg mengatakan, pengurangan dari DPS ke DPT ini bedasarkan pendataan di lapangan. “Pengurangan sebanyak 8.561 itu pemilih yang terdaftar sudah meninggal dunia, belum cukup umur atau BCU, pindah domisili, dan TNI/Polri. Secara keseluruhan cukup fluktuatif, karena di setiap kecamatan ada yang naik dan turun,” katanya Rakyat Cirebon, kemarin.

Meski demikian, menurutnya, data dalam DPT tersebut masih akan dilakukan perbaikan. Tahapan ini, katanya, untuk menyiasati jika masih ada masyarakat yang memiliki hak pilih tapi belum terdaftar.
“PPK dan PPS juga tim sukses pasangan calon di setiap tingkatan agar bisa bersinergi dalam proses perbaikan DPT nanti. Karena jangan sampai ada pemilih yang hak konstitusinya hilang,” pungkasnya. (tar)

BAGIKAN