KPU Target Partisipasi Pemilih Lebih Meningkat

101
PERANAN. KPU Indramayu
PERANAN. KPU Indramayu mengajak tokoh agama berperan aktif meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilgub Jabar 2018.

INDRAMAYU – Upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pilgub Jabar 2018 masih terus dilakukan. Setelah mengajak beberapa kelompok pemilih, kini giliran para tokoh agama (toga) diajak ikut andil berperan.

Dikemas dalam kegiatan sosialisasi, KPU mengundang para toga di Kabupaten Indramayu. Diantaranya dari Kementerian Agama (Kemenag), Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ikatan Remaja Masjid (Irmas), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sekertaris KPU Kabupaten Indramayu, Drs Muhtarom menyampaikan, pihaknya masih terus berupaya memaksimalkan pencapaian target partisipasi pemilih pada pilgub yang akan berlangsung 27 Juni mendatang. “Kami bersama stake holder terus berupaya maksimal. Masih ada waktu untuk melakukan sosialisasinya,” jelas dia.

Meski demikian, pada agenda politik bukan tidak mungkin tanpa ada kendala dan pengaruh terhadap partisipasi pemilih. Di Indramayu terdapat kendala dan memengaruhi partisipasi seperti musim panen, melaut, hingga pemilih yang namanya terdaftar tapi berada di luar daerah. “Kendala yang berpengaruh terhadap partisipasi pasti ada,” kata Muhtarom.

Sementara itu, Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) pada KPU Indramayu, Erwanto SE berharap, targetan 77,5 persen partisipasi pemilih pada pilgub mendatang bisa tercapai. Untuk itu pihaknya melakukan sosialisasi dengan kelompok-kelompok pemilih. Tidak hanya tahu dan paham, tapi harus meneruskan segala hal yang berkaitan dengan pilgub di lingkungannya masing-masing, juga kepada masyarakat secara luas.

“Suksesi maupun pencapaian target akan sulit terwujud tanpa ada peran aktif semua pihak. Hal ini tentunya menjadi pengharapan bersama. Dan kami terus mengimbau agar pada hari H nanti pemilih membawa lembar C6 dan KTP elektronik atau surat keterangan yang disingkat suket,” pungkasnya. (tar)