Lagi, Almanar Gerebek Toko Penjaja Obat Keras

3
LEMAHWUNGKUK – Obat-obatan yang sifatnya keras tentunya harus dikonsumsi susai dengan resep dokter. Tentunya hanya bisa didapat di toko obat atau apotek saja.  Anehnya, jenis obat keras tersebut bisa didapat oleh para pecandu obat keras yang menyalahgunakannya dengan membelinya di ruko yang berada di Jalan Kalijaga Kota Cirebon.

al manar cirebon gerebek penjual obat keras
Al Manar gerebek penjaja obat keras. Foto : Sudirman/Rakyat Cirebon

Bahkan, ruko tersebut bukan hanya menjual obat keras seperti trihek dan tramadol saja, tapi dijadikan tempat make (mengkonsumsi, red) para pembelai obat. Pastinya ruko tersebut sudah menjadi surga bagi para pemake obat-obatan keras.

Warga sekitar merasa resah dengan adanya ruko tersebut. keresahan warga sekitar didengar oleh salah satu Organisasi Masyarakat (Armas) Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (Almanar). Pada Sabtu (12/9) malam, Almanar menggrebek ruko tersebut, alhasil ratusan butir obat-obatan berhasil diamankan oleh Almanar dari dua ruko yang ada di jalan Kalijaga itu.

Sedikitnya, ada 280 obat jenis trihek dan 60 butir obat jenis tramadol yang berhasil disita. “Kita menyita sekitar 340 butir obat dari dua jenis obat, yakni trihek dan tramadol. Mereka modusnya seperti warung biasa, ternyata mereka menjual obat-obatan,” kata Andi Mulya selaku Kordinator lapangan (Korlap) Almanar.

Informasi lainnya menyebutkan, pemilik ruko tersebt bernama Da’an dan Harlan Sinaga. Keduanya menjual obat terlarang kapada para pemakai dengan harga Rp10 ribu untuk satu paket obat jenis tramadol. Dimana satu paketnya berisi 5 buti obat. Sedangkan untuk trihek, dihargai Rp15 ribu per paketnya. Satu paket untuk trihek berisi 15 butir.  (man/mgg)

BAGIKAN