Lagi, SM Prodeo Demo Mobdin Dewan

43
KEJAKSAN – Meski sudah digunakan wara wiri, namun penolakan terhadap realisasi belanja mobil dinas (mobdin) baru untuk Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi belum juga reda.

mahasiswa cirebon demo mobdin
Sarekat Mahasiswa Prodeo demo mobdin. Foto: Nurul Fajri/Rakyat Cirebon



Ketua dewan didesak untuk mengembalikan mobdin baru jenis Pajero warna putih yang baru dibeli.
Hal itu disuarakan sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Sarekat Mahasiswa (SM) Prodeo saat melakukan aksi demonstrasi, di halaman gedung DPRD Kota Cirebon, Senin (7/3).

Mereka menganggap, ketua DPRD tak pantas mendapatkan mobdin baru, karena kinerja DPRD belum dirasakan masyarakat.

“Ketua DPRD memaksakan diri untuk meminta mobil dinas baru yang cukup mewah. Hal ini sangat tidak pantas. Apalagi dia sebenarnya sudah memiliki mobil dinas,” ungkap Koordinator SM Prodeo, Ilham Pacleng.

Menurutnya, mobdin jenis Pajero dengan harga yang terbilang fantastis untuk ketua DPRD dianggap berlebihan.

Mengingat, wilayah Kota Cirebon juga tak begitu luas. Persis hanya ada lima kecamatan.

“Kota Cirebon ini tidak luas-luas amat. Tidak seharusnya seorang pejabat menumpuk mobil dinas. Kita mendesak agar ketua dewan mengembalikan mobil dinas barunya,” katanya.

Menurut Ilham, ketua DPRD mestinya menunjukkan kinerja yang signifikan kepada publik, bukan terus menerus membuat kontroversi.

Ia menilai, beberapa persoalan yang terjadi di Kota Cirebon justru diabaikan, padahal mendesak untuk dituntaskan.

Ilham juga sempat menyinggung persoalan tanah di Jalan Cipto milik PD Pembangunan yang sudah dipindahtangan pemiliknya.

Massa SM Prodeo dalam aksinya bersikukuh ingin menemui Edi Suripno. Tiga anggota dewan, Beni Sujarwo, Dewi Mutiara dan Maria Apriliaswati terlihat keluar dari gedung DPRD untuk menemui massa aksi, tapi ditolak. Massa SM Prodeo mengacuhkan ketiga wakil rakyat itu.

Setelah puas menyampaikan aspirasinya tanpa ditemui Edi Suripno, massa SM Prodeo yang dalam aksinya membakar ban bekas, akhirnya mebubarkan diri dengan tertib. Puluhan petugas kepolisian pun terlihat menjaga jalannya aksi itu.

Sementara, Sekretaris Dewan (Sekwan), Drs Sutisna mengatakan, Ketua DPRD tengah berada di Majalengka untuk menghadiri undangan kunjungan kerja menteri perhubungan.

“Pak Ketua ada undangan di Pendopo Bupati Majalengka, di sana ada Menhub,” kata Sutisna.

Terkait proses belanja mobdin baru jenis Pajero untuk Edi Suripno, Sutisna mengaku, sebelum realisasi belanja itu dilakukan, terlebih dahulu telah melalui proses sebagaimana mestinya.

“Mobil dinas sudah melalui proses pembahasan di KUA-PPAS, dibahas di Banggar dan TAPD,” katanya.

Senada disampaikan Kepala DPPKAD, H Eka Sambujo SSos. Ia menjelaskan, proses belanja mobdin sudah melalui tahapan di KUA-PPAS, kemudian masuk di RKA, setelah itu masuklah ke RAPBD untuk mendapatkan persetujuan bersama antara eksekutif dan DPRD.

“Setelah itu, RAPBD dikirim ke gubernur untuk dilakukan evaluasi. Kalau itu (pos anggaran mobdin baru, red) terevaluasi, maka gubernur punya kewenangan untuk mencoret,” katanya. (jri) 

BAGIKAN