Layar Jokowi Ogah Ganti Presiden 2019

Layar Jokowi Ogah Ganti Presiden 2019

“Bukan hanya ekosistem laut yang dijaga, para nelayanpun terlindungi terbukti dari adanya program asuransi nelayan,” katanya.

Khusus mengenai alat tangkap tidak ramah lingkungan, Komite Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) sangat mendukung kebijakan tersebut, karena dampak yang dihasilkan tidak baik bagi keberlangsungan ekosistem di laut. Agar aktifitas nelayan kerap menggunakan alat tangkap dogol, arad dan lainya yang merusak lingkungan tetap berlangsung, Pemerintah mengeluarkan kebijakan bantuan alat tangkap ramah lingkungan.
“Para nelayan tersebut (pengguna arad dan dogol, red) hakekatnya sudah sepakat untuk menggunakan alat tangkap ramah lingkungan sesuai imbauan Pemerintah,” tandasnya.
Namun pihaknyapun berharap kepada Presiden Jokowidodo, saat menjadi Presiden RI di periode ke-2 lebih mengedepankan peningkatan SDM para nelayan, seperti budidaya, program bagi istri nelayan, sehingga nelayan tidak menggantungkan hidupnya dari berlayar untuk mencukupi kebutuhan perekonomian dan nafkah keluarganya.

“SDM harus tetap diciptakan, karena alat tangkap tidak selalu menjadi solusi dalam menyelesaikan masalah,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, komitmen Layar Jokowi untuk kembali menjadikan Jokowi sebagai Presiden RI pada periode kedua, dibuktikan dengan pembacaan ikrar oleh para nelayan tradisional, yaitu mendukung Ir Joko Widodo untuk menjadi Presiden RI Tahun 2019-2024, menjadikan Organisasi Layar Jokowi sebagai wadah gerakan pemenangan di Jabar pada Pilpres Tahun 2019, menggerakan seluruh jaringan dan SDM nelayan untuk memenangkan Ir Joko Widodo sebagai Presiden RI pada Pilpres Tahun 2019. (yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!