LBH Ansor Teliti Pengaduan Pendampingan Hukum Warga Miskin

157
DILANTIK.
DILANTIK. Praktisi hukum Casmudi SH dilantik secara resmi sebagai Ketua LBH Ansor Kabupaten Indramayu.

INDRAMAYU – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kabupaten Indramayu telah dideklarasikan, Praktisi hukum Casmudi SH resmi dilantik sebagai ketuanya di Wisma Haji, Selasa (24/4).

Kepada Wartawan, Casmudi mengaku ia tengah menerima permohonan pendampingan hukum dari masyarakat kurang mampu. “3 pengaduan kasus hukum sudah masuk ke kami, kini tengah diteliti,” katanya.

Dari sekian laporan yang masuk, seluruhnya adalah problem hukum yang menyangkut masyarakat tingkat desa yang tidak lain merupakan warga NU.

Casmudi menegaskan, sepertinya LBH Ansor akan menjadi harapan untuk menjadi solusi atas segala persoalan hukum yang melilit warga kurang mampu. “Kami tidak memungut bayaran, untuk warga kurang mampu, karena kami sadar warga NU mayoritas berada di pedesaan yang strata ekonominya menengah kebawah,” tandasnya.

Casmudi mengaku sangat berbangga menjadi bagian dari Ansor yang hingga detik ini terus menunjukkan eksistensinya. Ia mengakui akan menjaga amanah yang telah diberikan tersebut dengan baik. “Baru saja dilantik, jadi kedepan kami akan melakukan konsolidasi internal dulu dan mengkaji pengaduan yang sudah masuk,” kata dia.

Diakui Casmudi, sebelum dibentuk LBH, PC GP Ansor Kabupaten Indramayu menggelar Pelatihan Hukum Dasar yang diikuti perwakilan kader seluruh PAC yang lulusan sarjana hukum. “LBH juga akan dikelola secara professional dan terus mengembangkan kapasitas dan kualitas kadernya,” kata Casmudi.

Dijelaskan Casmudi, Perwakilan kader NU dan PAC se-Kabupaten Indramayu yang dilatih saat pelatihan digembleng oleh advokat senior dan LBH Ansor Jawa Barat (Jabar) selama tiga hari yakni Jum’at-Minggu (6-8/9) lalu di Kampus Putih Universitas Pangeran Darma Kusuma (Unidharma) Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Miftahul Fatah menegaskan, pelantikan tersebut sebagai tindak lanjut dari pendidikan dasar hukum yang dilakukan, harapannya kader NU mampu menyelesaikan banyak persoalan hukum yang ada di masyarakat nahdliyin ekonomi lemah.

“Setelah pelantikan ini kita harapkan LBH Ansor bisa menggelar Pendidikan Hukum Lanjutan agar kader makin matang dan bisa langsung mendampingi atau mengadvokasi masyarakat yang tersangkut persoalan hukum,” tegasnya.

Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, KH Juhadi Muhammad menegaskan, LBH Ansor merupakan suatu terobosan yang akan meningkatkan SDM kader NU dibidang hokum dan membantu warga NU yang membutuhkan pendampingan hukum.

“Ini kemajuan menurut kami, karena kader Ansor akan faham tentang hukum Islam dan hukum positif yang berlaku di Indonesia, kader NU yang berprofesi advokat akan semakin bertambah banyak untuk membela masyarakat miskin,” paparnya.

Lanjut Kiai Juhadi, harapannya keberadaan LBH Ansor mempunyai banyak jaringan, kemudian memiliki lowyer muda di setiap kecamatan se-Kabupaten Indramayu. (yan)