Mantan Wabup Sebut Nina Da’i Bachtiar Kandidat Terbaik

435
IST/Rakyat Cirebon

RAKYATCIREBON.ID-Kemunculan putri Mantan Kapolri Jendral Polisi Da’i Bachtiar, Nina A Da’i Bachtiar sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) bukan hanya menguatkan koalisi perubahan, namun diakui mengejutkan tokoh penting di dalamnya. Diantaranya Mantan Ketua DPW PKB Jabar H Dedi Wahidi.

Menurut Dewa, Nina dengan nama besarorang tuanya tentu sangat potensial untuk ikut membantu memenangkan pertarungan di Pilkada menghadapi calon petahana yakni Partai Golkar yang memiliki hampir 50 persen kursi di DPRD. Sementara koalisi perubahan dari 6 partai politik (Parpol) PKB, PDIP, Hanura, Demokrat, PKS dan Nasdem memiliki 21 kursi DPRD atau 42 persen.

“Sangat bagus dan Potensial menurut saya Nina, karena beliau putri dari tokoh besar nasional Da’i Bachtiar yang masih peduli terhadap tanah kelahirannya Indramayu. Tidak semua orang yang sukses di Jakarta masih ingat dalam pembangunan kampung halamannya,” tegasnya, saat ditemui di kediamannya di Kompleks Kampus Hijau Kaplongan Indramayu, Senin (2/2).

Anggota DPR RI Fraksi PKB itu juga menegaskan, tidak masalah siapapun mendaftar dan melalui jalur manapun, termasuk Nina yang memilih jalur pendaftaran melalui DPP partainya.

“Yang jelas kami berpesan agar lebih menguatkan ketokohannya. Karena selain kekuatan partai ketokohan kandidat sangat mempengaruhi tingkat keterpilihannya di Pilkada,” tegasnya.

Terkait namanya yang kerap disandingkan dengan Nina sebagai paket pasangan Cabup Cawabup, dirinya tidak mempersoalkannya. Hanya saja ia tidak tahu dari mana isue tersebut berhembus, mengingat ia memastikan tidak akan maju sebagai kandidat cabup maupun cawabup di Pilkada Tahun 2020 ini.

“Kami berharap keberadaan Nina di koalisi perubahan semakin memantapkan langkah koalisi perubahan untuk menang di Pilkada mendatang dan semakin menyolidkan barisan 6 partai yang tergabung tersebut,” kata Mantan Wakil Bupati Indramayu itu.

Merespon hal tersebut Bacabup PDI Perjuangan Nina A Da’i Bachtiar merasa sangat bersyukur jika keberadaan direspon positif sejumlah tokoh penting di daerah. “Apalagi sekelas Pak Dewa yang memiliki ketokohan kuat di Indramayu terutama kalangan santri. Kami sudah siap mewakafkan diri untuk mengabdi dan memperbaiki tatanan pemerintahan daerah kedepan jauh lebih baik,” katanya.

Menurut Nina, koalisi perubahan harus tetap solid sesuai konsensus bersama yang sudah ditandatangani. Karena hal tersebut modal untuk menuju kemenangan rakyat Kabupaten Indramayu.

“Kami maju karena permintaan tokoh masyarakat yang memiliki cita-cita besar agar Indramayu memiliki martabat di hadapan daerah lain. Kata kuncinya tidak menyalahkan siapa-siapa, akan tetapi lebih harus bertindak apa yang harus kita berikan kepada daerah tercinta,” ujar Bendahara Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia itu. (vic)