Masih Dijumpai Jalan Berlubang, Warga Minta Segera Diperbaiki

Saat blusukan, Bupati Cirebon Drs H Sunjaya Purwadisastra MM MSi, menjumpai beberapa ruas jalan yang masih belum mulus. Salahsatunya di Arjawinangun yang dilalui rombongan. Kendati sudah diaspal, karena hujan dan sering dilalui kendaraan berat, di jalan itu banyak dijumpai lubang.

SAAT rombongan singgah di rumah makan sederhana, jalan yang dilalui sangat rusak.

mobil bupati cirebon
Mobil Bupati Cirebon. Foto: Yoga Yudisthira/Rakyat Cirebon



Pantauan Rakcer di lapangan, sepanjang jalan yang merupakan kewenangan kabupaten ini sangat rusak. Padahal, kejadian rusaknya jalan selalu terjadi tiap tahun dan hampir tidak terpecahkan.

Salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi mengakui, kerusakan jalan selalu terjadi khususnya saat musim penghujan tiba.

Walaupun diperbaiki setiap tahunnya, akan tetapi kerusakan terus berulang dan selalu menganggu aktivitas warga.

“Seharusnya jalan ini dibeton dan bukan hanya aspal saja. Kalau diaspal tiap tahun juga tetap saja rusak karena memang kendaraan yang melintas banyak sehingga kalau hujan cepat tergerus,” ujar Wahyu (43) .

Diungkapkan Wahyu, sebagai pemimpin daerah, seharusnya bupati bisa langsung mengambil tindakan nyata.

Dia berharap, dengan adanya kunjungan bupati kali ini, masalah kerusakan jalan khususnya di Kecamatan Arjawinangun bisa langsung teratasi.

“Semoga saja sehabis kunjungan bupati langsung meminta bawahannya memperbaiki jalan ini. Masyarakat juga sangat terganggu dengan kondisi ini,” tambah Wahyu.

Senada dengan Wahyu, warga lainnya Riani (25) mengaku khawatir akan terjadinya kecelakaan akibat kerusakan jalan ini.

Sebagai warga pribumi, dia mengaku sangat hapal dengan kondisi jalan rusak.

“Kalau orang luar yang lewat sini kan belum tentu hapal kerusakannya dimana saja. takutnya mereka tidak mengetahui dan terjatuh karena jalan berlubang. Saya minta kepada Pemkab dan instansi terkait untuk memperhatikan hal ini,” ujar Riani singkat.

Ditemui terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Sofwan ST menilai, ada kesalahan dalam pola perencanaan ketika sebuah jalan selalu mengalami kerusakan walaupun rutin dilakukan perbaikan.

Oleh sebab itu, Sofwan meminta kepada instansi terkait untuk lebih jeli dalam menentukan pola pengerjaan yang akan dilakukan.

“Kalau seperti itu kan harus dilihat dulu seberapa banyak kendaraan yang lewat dan kendaraan jenis apa saja yang lewat. Dari situ bisa terlihat harus menggunakan konstruksi jalan apa yang nantinya tidak akan cepat rusak,” ujar Sofwan.

Ditambahkannya, kondisi beberapa ruas jalan di Kabupaten Cirebon juga harus sudah diubah pola konstruksinya. Dengan perkembangan masyarakat yang cukup pesat, kata politisi Partai Gerindra ini, arus lalu lintas kendaraan juga semakin bertambah.

“Semoga saja dinas terkait sudah bisa memprediksi hal ini dan dijadikan acuan apabila nanti akan melaksanakan kegiatan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Cirebon Drs H Sunjaya Purwadisastra MM MSi mengatakan, kegiatan turun kebawah akan rutin dilakukan.

Dikatakan Sunjaya, dirinya ingin memeriksa langsung ke lapangan terkait pembangunan dibanding menunggu laporan saja.

“Alhamdulillah, tadi masyarakat bilang kalau pembangunan sudah baik. Memang, saya akui masih banyak jalan yang rusak tapi tentunya kita juga sedang berupaya untuk memperbaikinya sesuai dengan visi misi. Kegiatan turun kebawah ini akan rutin dilaksanakan,” terangnya. (yog)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!