Menteri Agama RI Resmikan Rumah Moderasi Beragama IAIN Cirebon

Menteri Agama RI Resmikan Rumah Moderasi Beragama IAIN Cirebon

RAKYATCIREBON.ID – Rumah Moderasi Beragama (RMB) IAIN Syekh Nurjati resmi diluncurkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Jend (Purn) Fachrul Razi dalam kegiatan International Online Seminar for Moderation in Islam Seri I.

Kegiatan tersebut Dihelat oleh RMB IAIN Syekh Nurjati bekerjasama dengan Fakultas Ushuluddin Adab Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan mengangkat tema tentang Moderation Perspectitve in Understanding the Religious Texts and Social Practices.

Dalam Kegiatan Peluncuran dan Seminar Internasional via aplikasi Zoom tersebut, RMB IAIN Syekh Nurjati menghadirkan empat narasumber, antara lain: Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI Periode 201-1019; Penggagas Moderasi Beragama), Adis Duderija (Senior Lecturer in the Study of Islam and Society, Griffith University, Australia), M Sobri (BPIP RI) dan Alissa Qotrunnada Wahid (Kodinator Nasional Gusdurian).

Menteri Agama RI, Jend (Purn) Ir. H. Fachrul Razi menguraikan dalam sambutanya bahwa Inisiasi lahirnya konsep teoretis hingga praksis moderasi beragama yang digagas oleh Kementerian Agama menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Hadirnya Rumah Moderasi Beragama IAIN Syekh Nurjati dapat menjadi model dan best practice konsep dan aplikasi moderasi beragama dalam ranah akademik dan kultural” Ungkap Menteri Agama.

Hal yang menjadi keprihatinan, seperti diungkapkan beliau, misalnya beberapa kajian dan penelitian menunjukkan data yang signifikan mengenai kecenderungan ekspresi keberagamaan yang sempit dan ekslusif.

Hal ini dikuatkan oleh paparan Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr Sumanta Hasyim MAg dalam sambutan pembukanya yang mengingatkan bahwa tren konservatisme dengan ciri scriptural plus komunal juga menguat.

Menurutnya, fakta lapangan menunjukkan bahwa pola tersebut muncul saat kaum muda menggunakan dalil Alquran dan hadis dengan pemahaman yang literal. Namun pada saat yang bersamaan tidak diikuti dengan kontekstualisasi makna teks sesuai dengan sebab munculnya ayat atau hadis tersebut.

“Sehingga RMB IAIN Syekh Nurjati mengambil peran untuk turut serta mengurai problematika keagamaan di Indonesia, melalui pengkajian, penelitian dan pendampingan kepada masyarakat secara intensif,” tukas Sumanta. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!