Mobil Rush Hantam Colt Bak, 3 Tewas

5
Diduga Sopir Ngantuk, Belasan Korban Luka Masih Dirawat

INDRAMAYU– Gara-gara sopir mengantuk, minibus jenis Toyota Rush bertabrakan dengan mobil angkutan barang yang membawa belasan pekerja kebun tebu, Rabu (30/12) di Jalan Raya Widasari-Jatitujuh.

korban tabrakan jalan raya widasari indramayu
Korban tabrakan mendapat pertolongan dari tim medis RS Islam Zamzam Jatibarang. Foto: Tardiarto Azza/Rakyat Cirebon 

Akibat kejadian itu, 3 korban meninggal dunia dan belasan korban mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Rakcer, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 05.30 di jalan raya Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua.

Sebelum kecelakaan di jalur yang menghubungkan Indramayu, Majalengka, dan Sumedang tersebut, Toyota Rush berplat nomor E 1680 PX melaju kencang dari arah Tukdana menuju Widasari.

Memasuki Jalan Desa Wanasari, laju mobil yang dikemudikan Sudama (31) asal Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana mendadak hilang kendali.

Seketika arah mobil keluar dari permukaan aspal hingga bagian samping kiri belakang mobil menghantam keras tembok pengaman saluran irigasi.

Merasakan benturan keras, pengemudi yang membawa seorang anaknya itu sontak terjaga dan secara spontan membantingkan kemudi tak tentu arah.

Pada saat bersamaan, ketika laju mobil yang kembali ke permukaan aspal, dari arah berlawanan datang mobil colt bak jenis Mitsubishi berplat nomor E 8063 PS.

Akibat jarak yang sangat dekat dan sulitnya menghindar, tabrakan hebat kedua mobil tidak terelakkan.

Bagian depan kedua mobil yang berbenturan kontan ringsek dan menyatu. Karuan saja, belasan penumpang yang menumpangi colt bak jatuh dan terlempar.

Pemandangan mengerikan pun mengundang warga setempat dan pengguna jalan yang melintas bergegas memberikan pertolongan kepada belasan korban.

Dengan peralatan seadanya pula, warga berupaya mengeluarkan pengemudi colt bak, Kusnadi (50) dan dua penumpang yang tergencet dasbor.

Tidak berapa lama, polisi dari polsek setempat langsung melarikan para korban ke rumah sakit terdekat.

Sebanyak 10 korban mendapat pertolongan medis di RS Islam Zam-Zam Jatibarang. Naas bagi korban yang bernama Darwi (50) warga Desa Majasih, Kecamatan Sliyeg. Akibat luka parah yang dideritanya, korban sudah tidak bernyawa saat tiba di rumah sakit.

Sedangkan 8 korban lainnya dilarikan ke RSUD Indramayu.

Dan dua diantaranya menghembuskan nafas terkahir dalam penanganan tim medis, yakni Kartem (40) dan Kusnadi (50) asal Desa Majasih, Kecamatan Sliyeg.

Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko melalui Kapolsek Widasari AKP H Amizar mengatakan, peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah tugasnya itu melibatkan dua mobil dan mengakibatkan 3 korban meninggal dunia, 1 di TKP dan 2 lainnya di rumah sakit.

Sedangkan belasan korban lainnya mengalami luka ringan, sedang, dan berat.

“Semua korban sudah ada di rumah sakit. Ada 3 korban yang meninggal dunia,” jelasnya.

Keterangan yang didengar dari pengemudi Toyota Rush, lanjut Amizar, kejadiannya dipicu kondisi mengantuk saat mengendarai mobil.

Dan mobil colt bak yang ditabraknya mengangkut belasan pekerja kebun tebu. “Kasusnya dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Indramayu. Untuk dua kendaraan yang bertabrakan sudah diamankan ke mapolsek,” sebutnya.

Sementara itu, data yang diperoleh dari pihak kepolisian dan rumah sakit, korban meninggal dunia adalah Darwi (50), Kartem (40), dan Kusnadi (50) warga Desa Majasih, Kecamatan Sliyeg.

Untuk korban luka-luka dengan alamat yang sama, yakni Sukasi (30), Urip (33), Kartani (70), Casih (60), Kartini (55), Karwiti (58), Carlim (55), Cucu Kuslani (55), Carniti (40), Darti (45), Suwanto (40), Sadi (55), dan Tamin (55).

Dua korban diantaranya sudah diperbolehkan pulang, sebagian dirujuk ke rumah sakit di Cirebon, dan beberapa masih menjalani perawatan di RSI Zam-Zam Jatibarang dan RSUD Indramayu.

Sedangkan dua korban luka lainnya yang merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Rush asal Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana, adalah Sudama (31) dan Ayu Eriska (6).

Kedua korban, bapak dan anak ini oleh keluarganya dirujuk ke rumah sakit di wilayah Cirebon. (tar)

BAGIKAN