Muncul Lagi, Pemekaran WTC Bukan karena Dorongan Politik  

WALED – Semakin bermunculan pegiat pemekaran Wilayah Timur Cirebon (WTC), sebetulnya  akan mempercepat terwujudnya WTC untuk menjadi daerah mandiri, terlepas dari Kabupaten Cirebon. Artinya, selama ini ada penafsiran bahwa pemekaran WTC hanya sebuah kepentingan kelompok tertentu bisa dipastikan salah.

Pegiat Komite Pemekaran Cirebon Timur (KPCT), Adang Juhandi, mengungkapkan, isu pemekaran WTC bukan semata-mata karena menjelang adanya pesta demokrasi seperti Pemilihan Bupati (Pilbup), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan pesta demokrasi lain. Akan tetapi, gaung pemekaran WTC selalu dibunyikan setiap saat sebelum goal tercapai. “Kalau ada yang bilang isu pemekaran adalah karena politik, itu salah besar,” kata dia.

Dikatakan Adang,  gagasan pemekeran sudah lama sekali muncul dan diperjuangkan. Hampir 15 tahun silam berbagai persoalan yang terjadi timbul tenggelam tidak ada implementasi yang jelas terhadap nasib WTC ini.

“Dua hal yang begitu mendesak yang harus diperhatikan untuk mempercepat pemekaran WTC yaitu rentang kendali dan jangan jadikan pemekaran sekadar isu politik dagang sapi. Jika hal tersebut dipahami dan disadari oleh faksi-faksi pemekaran, saya yakin target perjuangan ini akan tercapai dengan baik,” kata Adang.

Untuk itu, menurutnya, perhelatan momen politik, baik Pilbup maupun Pileg, kata dia, harus diwaspadai oleh seluruh pegiat pemekaran. Jangan jadikan perjuangan pemekaran ini sebagai komoditi politik yang tetap saja menjadi Cirebon Timur seperti  hutan belantara.

“Kita bisa lihat deru industrilisasi hanya daerah Pantura yang jadi sentral perhatian. Dan itu semua ada di WTC,  sementara nasib wilayah selatan Cirebon, semakin tidak ada progres yang jelas. Semua rakyat Cirebon Timur bak ayam mati di lumbung padi,” kata dia. (kim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!