Muscab PKB, Luthfi Santer Kembali Maju

Muscab PKB, Luthfi Santer Kembali Maju

RAKYATCIREBON.ID-Muscab PKB ditunggu-tunggu. Pasalnya, SK Kepemimpinan HM Luthfi MSi sebagai Ketua, sudah berakhir. Sejak akhir Juli 2020 lalu.

Namun, hingga menjelang akhir tahun, wacana tersebut belum pasti digelar. Mengingat masih dimasa pandemi Covid-19.

” Seharusnya Muscab PKB Kabupaten Cirebon digelar tahun ini. Hanya saja, karena pandemi Corona-19 belum juga usai, maka masih ditangguhkan,” ucap Sekretaris DPC PKB Kabupaten Cirebon, Luthfi Andalusi, kemarin.

Kendati demikian, pelaksanaan Muscab sempat mencuat. Akan digelar ditahun 2021. Informasinya digelar Februari 2021.

Kemudian, sudah ada beberapa nama mulai muncul, maju dibursa pemilihan ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon. “Yang akan maju di antaranya ada Nurjaya, Waswin, Mohamad Luthfi dan ada beberapa nama lain yang belum berani nongol. Tapi nanti di Muscab banyaklah kader kita yang akan nongol,” ungkap Luthfi.

Sebelumnya, Ketua Forum Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cirebon, H Athoillah SPdI, menjelaskan sebanyak 33 PAC PKB berharap, kandidat yang nanti maju dalam agenda Muscab PKB Kabupaten Cirebon 2020, benar-benar orang yang punya darah NU. Sejalan dengan historis dan idiologis, PKB.

“Partai kita ini milik NU, jadi harus bisa dekat dan bisa ta’dzim terhadap NU bukan menjauh dan jauh dari para kiai dan pengurus NU. 33 PAC PKB, mengharapkan Luthfi tidak maju lagi,” katanya.

H Atho begitu akrab disapa mengaku, selama kepemimpinan Luthfi di DPC PKB, para kader merasa “dikebiri” dan juga “dimumikan”. Dirinya prihatin atas kefakuman pengurus partai dimasa kepemimpinan Luthfi.

Selama 5 tahun memimpin, musyawarah kerja pengurus dan mengoptimalkan kinerja pengurus tidak pernah dilakukan.

Makanya, pihaknya mengharapkan, HM Luthfi tidak perlu maju dibursa pencalonan PKB untuk periode mendatang. Mengingat, Luthfi sudah tidak diperlukan lagi. “Partai itu milik bersama bukan golongan atau pribadi. Secara AD/ART Luthfi sudah melanggar atas kepemimpinanya selama lima tahun. Jadi setelah kami ‘dikebiri’, kami juga ‘dimumikan’ oleh Luthfi,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!