Musda, PKS Majalengka Galang Galibu

12
MAJALENGKA  – Donasi gerakan lima puluh ribu rupiah (Galibu)Musyawarah Daerah (Musda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Majalengka dibuka pukul 16.00 WIB di Aula DPD PKS Majalengka Jalan KH Abdul Halim, Kamis (15/10).

asep aminudin pks majalengka
Asep Aminudin. Ist./Rakyat Majalengka

Ketua Umum DPD PKS Majalengka, Asep Aminudin membuka Musda PKS ke-4 disaksikan sekretaris umum Roni Setiawan, ketua pelaksana Musda Asep Saepudin dan panitia Musda lainnya.
Asep mengatakan, prinsip Galibu ini ialah sunduquna juyubuna (dana dari kantong sendiri). Oleh karena itu, panitia tidak menargetkan nominal tertentu. Asep menegaskan, Galibu bertujuan meningkatkan peran serta seluruh kader PKS dalam momen Musda.

“Kalau target kami berprinsip sunduquna juyubuna, sehingga tidak ada target berapa harus diterima. Galibu ini sukarela. Jadi secara kontribusi dalam Musda ini, kami berharap bisa meningkatkan peran serta seluruh kader,” ujarnya kepada Rakyat Majalengka (Rakyat Cirebon Group). Asep Saepudin selaku ketua pelaksana MUSDA ke-4 menambahkan, donasi yang masuk melalui Galibu dibuka hingga Musda ke-4 PKS berakhir pada 31 Oktober 2015.

“Ya sampai Musda selesai kami masih terima. Silahkan sampaikan langsung ke bendahara Musda, Iwan Rosadi. untuk memudahkan bisa juga dititipkan di Cada masing-masing, yang kemudian disampaikan ke bendahara Musda,” tambah Kang Asep sapaan akrabnya. Menurutnya, Musda ke-4 PKS Majalengka yang mengangkat tema “Bekhidmat Untuk Rakyat” akan digelar secara sederhana pada 31 Oktober 2015 di Hotel Putrajaya Majalengka. Demi kesuksesan acara tersebut, Asep mengimbau kader partainya untuk ikut berpartisipasi melalui Galibu.

Selain itu, kata dia, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Majalengka telah melaunching secara resmi logo Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 partai dakwah tersebut. “Musda ke-4 dengan tagline berkhidmat untuk rakyat. Sama seperti tagline Muswil dan Munas PKS,” terangnya.

Mengenai logo Musda, Asep menjelaskan filosofi yang terkandung di dalamnya, yaitu mengingatkan kembali landasan terbang dakwah dan memang Majalengka mau punya bandara. “Insya Allah Majalengka mau punya bandara internasional, Pesawat itu bisa dilihat dengan dua persepsi landing atau take off, landing mendatangkan keberkahan, take off PKS harus maju,  dan jangan lupa landasan terbang dakwah,” pungkasnya.(hsn/mgg)

BAGIKAN