Nama Ramdani Bersaing Ketat dengan Karna

4
MAJALENGKA – Meski Pilkada Majalengka akan diselengarakan tahun 2017 mendatang, namun aroma persaingan ketat antar calon bupati mulai terasa. Seperti selebaran gelap mengunggulkan salah satu nama tertentu. Selebaran tersebut berisi poling tentang antusiasme masyarakat terhadap nama yang berkembang saat ini, yang digadang-gadang akan maju menjadi bakal calon bupati Majalengka masa depan.

Moch Ramdani
Moch Ramdani. Foto : Herik Diana/Rakyat Majalengka

Sedikitnya ada 12 sampai 15 nama yang muncul dalam selebaran berbagai versi poling ketertarikan dan antusiasme warga untuk memilih nama tersebut dalam pilkada nanti. Mereka adalah H Karna Sobahi yang kini masih menjabat sebagai wakil bupati Majalengka, Iman Pramudiya yang saat ini menjabat sebagai kadisdik, Tarsono D Mardiyana yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Majalengka, H Ade Rahmat Ali yang saat ini masih duduk sebagai sekda Majalengka.

Meskipun nama Moch Ramdani bukan dari kalangan eksekutif maupun legislatief, namun tercatat dalam selebaran tersebut merupakan calon bupati dari pengusaha yang patut diperhitungkan.
Dalam selebaran tersebut tercacat juga nama H Nazar Hidayat pengusaha yang dikenal paling banyak jeringannnya. M Iqbal MI yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Surahman juga anggota DPRD Provinsi Jabar, H Irwan salah satu pengusaha Bola, H Pepep Saeful Hidayat anggota DPRD Jawa Barat, H Yomanius Untung ketua DPD Golkar Majalengka, H Fuad Abdul Aziz ketua DPC Demokrat, H Hamdi ketua DPC PKB, Asep Aminudin mantan anggota dewan, H Edi Anas Junaedi yang kini masih menjabat sebagai anggota DPRD Majalengka.

Selebaran tersebut mengunggulkan nama H Karna dengan tingkat keterkenalan yang lumayan tinggi, serta didukung kesiapan materi serta konsistensi dalam pengalaman berpolitik. Sementara selebaran versi lain juga mengunggulkan satu nama yakni Iman Pramudiya. Nama pejabat yang baru saja menjabat sebagai kadisdik ini disebut-sebut akan berpasangan dengan Ny Imas, dalam versi selebaran ini pointnya juga tertinggi bila dilihat dari dukungan masyarakat dan strategi pemenangan, namun minim pengalaman berpolitik.

Yang tak kalah menarik justru muncul satu nama yang bukan bagian dari pemerintahan saat ini. Hanya saja di wilayah utara dan tengah Majalengka namanya sudah santer disebut warga dan hampir sama santernya dengan H Karna. Di selebaran versi ini nama Moch Ramdani juga unggul hampir sama dengan nama H Karna Sobahi dan Iman Pramudia.

Di versi selebaran yang mengunggulkan nama Ramdani, dukungan dan keterkenalan namanya justru mencapai 65 persen. Sedangkan H Karna hanya 60 persen. Tapi di selebaran yang mengunggulkan nama H Karna dirinya mengungguli nama-nama lainnya dilihat dari segimanapun juga, trmasuk soal modal. Begitupun dengan selebaran yang mengunggulkan nama Iman, nama Iman Pramudiya disebutkan paling unggul. Masyarakat memgaku masih bingung dengan adanya selebaran-selebaran tersebut. Sebab Pilkada di Majalengka itu masih lama kurang lebih dua tahun lagi. Namun, sebagian sudah memahami bahwa untuk mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin harus dimulai melakukan pencitraan jauh sebelum masa kampanye.

Salah seorang warga yang menemukan selebaran poling tersebut, di wilayah Majalengka dan Jatiwangi, Anhar Haidar mengaku menemukan selebaran tersebut. Dan dari 15 nama yang disebutkan dalam selebaran tersebut, hanya empat nama yang ia kenal. Yakni nama Karna Sobahi, Moch Ramdani, H Irwan dan H Nazar Hidayat alias Abah Encang. “Saya hanya tahu empat  nama itu, selebihnya saya gak tau. Kalau nama Ramdani dia kelihatannya masih muda, dan merupakan wajah baru. Majalengka kayaknya butuh penyegaran terhadap sosok baru. Tapi saya belum tahu dia dari partai atau bukan, denger-denger dia pengusaha. Tapi yang penting wajah baru, penuh inovatif dan mau membangun Majalengka secara lebih baik di masa depan saya dukung lah,” ujarnya kepada Rakyat Majalengka (Rakyat Cirebon Group), Minggu (4/10).

Dirinya mengaku tak mengetahui asal mulanya selebaran tersebut, hanya saja ia menemukanya di jalan antara Cigasong-Jatiwangi. Sementara itu selebaran berbagai versi tersebut telah muncul sejak minggu lalu. Bahkan, di wilayah Cigasong, ada selebaran yang sama, dengan sertai foto para calon bupati Majalengka. Sebagian pihak menilai selebaran tersebut bentuknya hanya iseng semata.(hrd)

BAGIKAN