Nasabah Mandiri Syariah Gagas Desa Wisata di RW 04 Kejaksan Kota Cirebon

28
NASI JAMBLANG. Salah satu nasabah Mandiri Syariah, Arief Safari menggagas Desa Wisata di RW 04 Kejaksan Kota Cirebon. Arief mendirikan Nasi Jamblang Hj Lili di areal tersebut. Foto momen kunjungan Corporate Secretary Mandiri Syariah, Ahmad Reza beserta jajaran ke Nasi Jamblang Hj Lili, Jumat (15/11).
RAKYATCIREBON.CO.ID – Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon sebagai tempat rekreasi warga kota disambut baik Owner Nasi Jamblang Hj Lili, Arief Safari. Arief bersama komunitas pemuda Ruang Sekawan dan PKK RW 04 Kejaksan menggagas desa wisata di RW tersebut. 
Arief yang juga nasabah Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) ini mengatakan, ide desa wisata tersebut sejalan dengan cita-cita warga RW menjadikan lingkungannya asri dan hijau. Menurut Arief, RW 04 Kejaksan akan dipadati dengan tanaman hidroponik dan hortikuktura. 
Tanaman itu tak hanya dinikmati keindahannya. Juga dimanfaatkan buah dan sayurnya. Arief menyebut, tanaman yang dipelihara didominasi tanaman pangan seperi kemangi, cabai, lemon, tomat dan lainnya. 
“Kebetulan ibu RW dan PKK di sini punya produk unggulan yang pernah juara olahan pangan yaitu sirup kemon (kemangi lemon). Ini sirupnya enak dan sehat. Dan ini bisa dijual sebagai daya tarik,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin. 
Sementara itu, komunitas Ruang Sekawan bakal mengambil peran untuk mempercantik jalan gang. Dengan menampilkan mural art di dinding-dinding. Sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan tata letak tanaman hidroponik dan hortikultura berpadu dengan mural art 
Untuk itulah, lanjut Arief, Nasi Jamblang Hj Lili hadir di RW 04 Kejaksan sebagai pelengkap konsep desa wisata. Nasi Jamblang Hj Lili mengambil peran sebagai destinasi wisata kuliner khas Cirebon yang menjajakan nasi jamblang. “Nanti juga akan ada empal gentong, nasi lengko yang akan kita kembangkan dalam waktu dekat,” kata dia. 
Menurut Arief, Nasi Jamblang Hj Lili dibangun untuk meningkatkan citra nasi jamblang. Kuliner tradisional ini memang jadi kebanggaan masyarakat Cirebon. Namun tak sedikit warung menyajikan nasi jamblang dengan cara sederhana. 
“Nasi Jamblang Hj Lili konsepnya nasi jamblang bukan makanan rakyat jelata. Orang makan nasi jamblang datang dari Jakarta dan kota besar. Mereka orang berduit. Oleh karenanya kita ingin sajikan nasi jamblang yang berkualitas,” tambah dia. 
Meski begitu, cita rasa Nasi Jamblang Hj Lili tetap mempertahankan resep warisan keluarga. Arief mengatakan, punya tukang masak khusus bernama Carmi. Sejak zaman Hj Lili masih hidup, Carmi kerap didapuk sebagai tukang masak keluarga yang kini dijadikan juru masak Nasi Jamblang Hj Lili. (wan)
BAGIKAN