Nasdem Lebih Selektif Jaring Kader

43
Selain Konsolidasi, Soroti Pembangunan di Cirebon Timur 


WALED– Pasca menghelat pendidikan politik, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Cirebon melakukan konsolidasi.  Kemarin, Sekretaris DPD Partai Nasdem Bintang Irianto melakukan pertemuan dengan sejumlah pengrus di dapil VI dan VII di kediaman Ketua DPC NasDem Waled, Adang Juhandi.

nasdem cirebon
Kader Nasdem. Foto : Kim Abdurahim/Rakyat Cirebon

Dikatakan Bintang, kegiatan konsolidasi partai bertujuan untuk menguatkan kepengurusan partai, penguatan aspirasi masyarakat pasca pendidikan politik. “Di sini ada sekitar 14 DPC dari daerah pemilihan atau dapil VI dan VII. Ini juga sebagai langkah gebrakan kami pasca kegiatan pendidikan politik,” ujar Bintang.

Dijelaskan Bintang, sebagai partai pendukung pemerintahan, kader Nasdem di daerah terutama di WTC harus siap mengawal kebijakan dan program pemerintah daerah dari mulai infrastruktur, berbelitnya sistem BPJS Kesehatan, pendidikan dan kekeringan, serta dana desa. Sementara itu, Ketua DPC Nasdem Waled, Adang Juhandi menambahkan, selain membahas penguatan aspirasi warga, partainya fokus melakukan penguatan struktur partai sampai ke tingkat ranting dan subrayon.

Hal itu dilakukan, kata Adang, karena Nasdem kedepan harus bisa menempatkan wakilnya di setiap dapil duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten, provinsi dan DPR RI agar gagasan dan misi restorasi arus besar perubahan bisa cepat terwujud demi kesejahteraan dan kemandirian bangsa.

“Kami akan benar-benar serius memperjuangkannya demi Nasdem. Saya yakin bahwa Nasdem kedepan akan lebih baik dari sekarang,” tandasnya. Dalam penguatan struktur Nasdem, lanjut politisi yang terkenal vokal ini, pihaknya akan lebih ketat dan selektif dalam menjaring kader.

“Siapa yang mencoba tergoda oleh partai baru akan langsung diberhentikan dengan tidak hormat. Jangan sampai kita memelihara virus di dalam rumah sendiri,” ancamnya. Ditegaskan Adang, Nasdem masih memiliki banyak kader dan simpatisan yang serius dan konsisten untuk menggerakan restorasi di mana pun mereka berada. Menyinggung soal pembangunan, Adang menegaskan, Partai Nasdem masih perihatin dengan beberapa program pemerintah kabupaten yang masih jauh dari harapan rakyat.

Di antara persoalan yang ditemukan di lapanga, kata Adang, rendahnya daya beli masyarakat, mangkraknya beberapa proyek infrastruktur jalan terutama yang ada di Wilayah Timur Cirebon (WTC), dan semakin tidak terkendalinya lalu lintas dum pengakut truk pasir batu bara.
“Hal itu semua menjadi temuan yang akan disampaikan kepada pemkab agar semua bisa dijalankan dengan baik dan dirasakan rakyat,” katanya. (kim)

BAGIKAN