NU-PKB Sepakat Berjalan Seirama

142
Harlah Ansor ke-84
SEPAKAT. Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu Muhammad Sholihin bersama keluarga besar NU dan Ansor saat kompak menghadiri Harlah Ansor ke-84.

INDRAMAYU – Tekad PC GP Ansor dan PCNU Kabupaten Indramayu untuk mengisi mayoritas kursi di Legislatif dan merebut kursi Pemerintah Eksekutif disambut antusias Ketua DPC PKB Muhammad Solihin.

Solihin mengaku optimis keinginan itu akan terwujud hingga kemakmuran secara nyata yang sudah diidamkan masyarakat Indramayu bisa terlaksana.

“PKB Kabupaten Indramayu mendukung langkah PC NU dan Ansor, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indramayu secara hakiki, apalagi rakyat Indramayu sudah gandrung adanya perubahan,” beber Sholihin, saat ditemuai Rakcer, Rabu (25/4) di Kantor DPC PKB.

Iapun memastikan, langkah-langkah yang  konsen dilakukan PCNU Kabupaten Indramayu akan disuport penuh oleh DPC PKB Kabupaten Indramayu, sebagai Organisasi Parpol yang dilahirkan dari rahim NU. Gerak cepat NU pun, akan disambut oleh DPC PKB Indramayu dengan melakukan hal yang sama, yakni mendampingi NU dimanapun dan kapanpun.

“NU orang tua PKB, ketika orang tua berkeinginan menghijaukan Indramayu secara nyata dan merata, kami pasti seirama,” terangnya.

Agar memudahkan keinginan PCNU tersebut, Sholihin akan membukakan jalan terlebih dahulu dengan cara menghantarkan kader-kader PKB yang kompeten untuk menduduki kursi Legislatif DPRD Kabupaten Indramayu, guna mengamankan tiket bagi kader NU yang pantas menduduki kursi no 1 di Kabupaten Indramayu. Khusus untuk itu, Sholihin memastikan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari PKB harus Survive dan berkopempeten dibidangnya.

“PKB akan selalu ta’dzim kepada para ulama dan kiai NU, karena mereka itu orang tua yang melahirkan dan membesarkan PKB,” tandasnya.

Ketua PCNU Kabaupaten  Indramayu H Juhadi Muhammad mengajak kader Ansor untuk berani merebut kursi DPRD Indramayu, Provinsi Jabar, dan DPR RI untuk memberikan peran dan fungsi yang lebih besar kepada umat.

Menurut JUhadi, modal yang dimiliki pun sudah cukup, terbukti dengan banyaknya agenda kaderisasi yang hampir dilaksanakan disetiap pekanya. Menurut Juhadi, di Pemilu 2019 minimalnya 10 kader NU menduduki Parlemen Kabupaten Indramayu, untuk mengamankan tiket pencalonan Bupati Indramayu secara mandiri di Tahun 2020, dengan begitu Daerah Indramayu akan menjadi hamparan warna hijau “Kita ingin Indramayu ijo royo-royo, atau kader NU mayoritas di parlemen dan sekaligus memimpin Indramayu,” pungkasnya. (yan)